Meski Ditunda, Bawaslu Tetap Awasi Calon Petahana dan ASN
Ketua Bawaslu kota Bandar Lampung, Candrawansah. Foto: Sulaiman/Kupastuntas.co
Bandar Lampung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menunda sementara tahapan Pemilihan Kepala Daerah. Tetapi Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) tetap melakukan pengawasan kepada Bakal Calon Kepala Daerah yang berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan calon Petahana.
Ketua Bawaslu kota Bandar Lampung, Candrawansah mengatakan, meskipun tahapan pencalonan Pilkada ditunda sementara, dan menunggu Perpu dari pemerintah pusat terkait waktu pelakansanaan Pilkada. Tetapi pengawasan kepada calon petahana dan ASN, masih tetap berlanjut.
Tetapi untuk calon yang berasal dari masyarakat, dimana sampai saat ini Partai Politik masih dalam tahap pembahasan dan belum mendaftarkan diri ke KPU, sehingga belum bisa dilakukan pengawasan selama tahapan tertunda.
"Tetapi calon petahana dan ASN yang mencalonkan diri, masih patut untuk diawasi dan ini inturksi dari bawaslu RI, karena Pasal 71 mengikat kepada petahana dan ASN," ungkapnya Minggu (12/04/2020).
Disinggung terkait Lokasi banjir yang menjadi markas bantuan berlogo Parpol atau bakal calon. Candra mengatakan, masyarakat yang mencalonkan dan melakukan sosialisasi, tidak menjadi persoalan. Karena Bawaslu sebagai lembaga pengawas tidak bisa menghalangi sesorang dalam berbakti sosial terutama di tempat yang terkena musibah.
"Tapi kita lihat, apakah ini ada kaitannya dengan pencalonan? Maka kita akan secara intensif untuk mengawasi para bakal calon ASN dan petahana, ini yang akan kita lihat. Dalam menggunakan kekuasaan ASNnya dalam mempengaruhi pencalonannya," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Siti Novita Sari Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Jadi Narasumber Dokumenter FIFA–PSSI
Kamis, 02 April 2026 -
Tak Bisa WFH Sembarangan, Pemprov Lampung Kunci Absensi ASN Berdasarkan Lokasi Rumah
Kamis, 02 April 2026 -
Kebakaran Warung Makan di Bawah Flyover MBK Bandar Lampung, Kerugian Rp 30 Juta
Kamis, 02 April 2026 -
91 Siswa MAN 1 Bandar Lampung Lolos PTN, Dua Tembus Fakultas Kedokteran
Kamis, 02 April 2026








