Kepala BNPB Doni Monardo : Dokter Ahli Paru-paru di Indonesia Sangat Terbatas
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupas Tuntas - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo yang juga Ketua Satgas Covid-19 menyatakan, rasio jumlah dokter dengan penduduk Indonesia saat ini adalah 1:1.300 orang. Sementara jumlah dokter ahli spesialis paru-paru sangat terbatas.
"Hal ini juga menjadi permasalahan dalam penanggulangan dan tindakan medis selama dua bulan terakhir", paparan Doni Monardo saat rapat RDPU dengan Komite II DPD di Jakarta, kamis (23/4/2020).
Doni menambahkan, perihal lainnya adalah rasio anggaran kesehatan dan jumlah rumah sakit yang tersebar, yang masih tergolong sangat kecil. Namun demikian, lanjutnya, disini BNPB tetap berupaya berkerja untuk yang terbaik, termasuk dengan merekrut relawan secara terbuka. Dan memaksimalkan tenaga relawan medis dan non medis. Sampai merekrut relawan pada tingkat desa.
Selain itu, dalam waktu dekat, BNPB akan membagikan Alat Pelindung Diri (APD) kepada seluruh tenaga medis daerah di berbagai rumah sakit. "Kami berharap Dewan Perwakilan Daerah (DPD) juga bisa melakukan pengawasan penyaluran APD ini," ujarnya.
Terutama untuk bagian Indonesia Tengah dan Timur. Dimana BNPB masih memiliki keterbatasan. Sementara dari sisi jumlah laboratorium dan alat kesehatan yang dimiliki rumah sakit, termasuk kapasitas laboratorium regionalnya, untuk pemeriksaan massal di seluruh Indonesia juga masih perlu ditingkatkan.
"Makanya Rumah Sakit Darurat sangat bermanfaat, untuk menampung pasien dengan tingkat kesakitan sedang. Dengan demikian nantinya RS rujukan hanya untuk pasien yang sakit berat, serius, dan kritis," pungkas Doni. (*)
Berita Lainnya
-
49,7 Juta Penduduk Indonesia Belum Punya Rekening, Jumlah Rekening Dormant Meningkat
Jumat, 10 April 2026 -
Polri Bongkar 755 TKP Penyelewengan BBM-LPG Subsidi, Tersebar di 33 Provinsi
Rabu, 08 April 2026 -
BGN Pengadaan 25 Ribu Motor Listrik, Sudah Terealisasi 21.801 Unit
Selasa, 07 April 2026 -
BGN Minta Maaf Terkait 72 Siswa Diduga Keracunan Spageti MBG
Sabtu, 04 April 2026








