Peziarah Sepi, Pedagang Kembang di TPU Pengajaran Alami Kerugian
Evi, pedagang kembang musiman yang menawarkan bungkusan kembang kepada warga yang melintas di TPU Pengajaran, Kamis (23/04/2020). Foto: Sulaiman/Kupastuntas.co
Bandar Lampung - Imbas dari penyebaran virus Corona ( Covid-19) di Indonesia, juga dirasakan oleh pedagang kembang tahunan, yang biasa menggelar lapak dagangannya di depan Tempat Pemakaman Umum (TPU).
Adanya Imbauan pemerintah, terkait Pysical Distencing guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona, membuat tradisi ziarah makam di TPU Pengajaran yang berada di jalan Wolter Monginsidi sepi didatangi peziarah.
Kasturi, Penjaga TPU mengatakan, sejak pagi yang pejiarah yang datang tidak terlalu ramai seperti tahun sebelumnya. Menurutnya pada tahun-tahun sebelumnya TPU tersebut ramai dikunjungi Peziarah hingga Maghrib. "Sekarang mah sepi, saya dari pagi jaga, mungkin karena ini musim penyakit (corona), ditambah lagi tadi hujan kan jadinya sepi,biasanya mah ramai sampe Maghrib," ungkapnya.
Sepinya Peziarah yang datang, menimbulkan dampak yang signifikan terhadap penjual kembang tabur yang berada di depan makam tersebut. Evi salah satu pedagang Kembang musiman mengaku penjualannya menurun dari tahun sebelumnya. Biasanya habis 100 kantong pelastik keresek, ini sampai sore belum habis.
"Ini satu plastik saya jual Rp5.000. Biasanya jam segini udah abis mas, karena yang ziarah sepi jadi ngandelin orang yang lewat saja. Yah lumayanlah mas, biasanya saya jualan gorengan, karena sepi hari ini saya jual kembang juga, untuk nambah-nambah penghasilan mas," ujarnya. (*)
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








