Sebanyak 18 Kendaraaan Non Truk Asal Jawa Masuk ke Lampung
Foto: Doc/Kupastuntas.co
Lampung Selatan - Sebanyak 13 kendaraan pribadi, 1 mobil travel dan 4 bus asal Pulau Jawa, masih bisa lolos menyeberang dari Pelabuhan Merak, Banten menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan sejak Senin (27/04/2020) malam hingga Selasa (28/04/2020).
Berdasarkan data di check point Pelabuhan Bakauheni, terhitung sejak Senin (27/04/2020) pukul 20.00 WIB hingga Selasa (28/04/2020) pukul 08.00 WIB ada 141 kendaraan yang melintas baik truk, kendaraan pribadi maupun bus.
Kepala Dinas Perhubungan Lampung Selatan, Mulyadi Saleh menerangkan, kendaraan yang masuk ke pulau Sumatera melalui Pelabuhan Bakauheni terdiri dari 13 mobil pribadi, 1 unit mobil travel, 4 unit bus dan 123 unit truk.
"Kendaraan non truk yang melintas ada 18 unit. semua kendaraan itu tujuannya 1 unit ke Lampung Selatan, 7 unit tujuan daerah lain di Provinsi Lampung dan 10 unit tujuan di luar Provinsi Lampung," terang Mulyadi, Selasa (28/04/2020).
Mulyadi juga mengungkapkan, untuk 4 unit bus yang masuk Pelabuhan Bakauheni dari pulau Jawa berjenis AKAP. Mulyadi menyatakan, bila bus-bus itu akan menuju ke beberapa provinsi di pulau Sumatera.
Ia merincikan, bus ALS 1 tujuan Bogor-Medan, bus ALS 2 tujuan Jakarta-Palembang, Bus Magenta tujuan Pati-Riau dan 1 bus lagi paket Jakarta-Palembang.
"Di dalam bus itu penuh penumpangnya. Cuma kita kalau mau mendata satu persatu nggak relevan juga. Petugas di lapangan juga sudah kita tekankan untuk lebih mengedepankan keselamatan dan sesuai protokol kesehatan. Yang pasti, data ini sudah kita sampaikan ke Kemenhub," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Beraksi di 39 TKP, Komplotan Pencuri Kabel PLN Dibekuk di Lampung Selatan
Rabu, 22 April 2026 -
Tragedi KDRT Berujung Maut, Menantu Bunuh Mertua di Jati Agung Lampung Selatan
Senin, 20 April 2026 -
Tes DNA Bongkar Fakta Kasus Rudapaksa di Sidomulyo Lamsel, Kakek Kandung Jadi Tersangka
Sabtu, 18 April 2026 -
Polisi Bekuk Pencuri Uang Rp20 Juta di BRI Link Sidomulyo Lampung Selatan
Jumat, 17 April 2026








