Santri Pulang di Tengah Larangan Mudik, Ini Penjelasan IKAPM Guntor Cabang Lampung
Pengurus IKAPM Gontor Cabang Lampung, Abdul Malik Ghozali, saat memberikan keterangan, Minggu (03/04/2020). Foto: Sulaiman/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sebanyak 41 santri dari Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1, Desa Sambirejo, Kecamatan Matingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, berhasil pulang meskipun di tengah pelarangan mudik yang gencar dilakukan Pemerintah Indonesia.
Terkait hal ini, Pengurus Ikatan Alumni Pondok Modern (IKAPM) Gontor Cabang Lampung, Abdul Malik Ghozali menerangkan, kepulangan 41 santri tersebut sudah memiliki izin lintas dari kepolisian.
"Kita sudah mengurus proses izin, kepolisian dan lain-lain. Alhamdulillah kami dapat izin. Sehingga bisa kembali ke Lampung. Selama perjalanan pun, kita mememunuhi protokol kesehatan, dengan membawa surat kesehatan dari pondok. Kemudain bus yang disetting dengan soscial distancing, yakni dua kursi untuk satu orang," ungkapnya saat menyamput kedatangan santri di Terminal Rajabasa Bandar Lampung, Minggu (03/04/2020).
Baca juga : 41 Santri Asal Gontor Jawa Timur Kembali Tiba di Lampung
Dirinya juga mengaku, pada awalnya kepastian berangkat hampir tidak diizinkan. Tetapi dengan protokol yang ketat, Alhamdulillah diizinkan. Setelah ini mereka (Santri) juga akan dilakukan isolasi mandiri. Nanti akan diarahkan oleh tim kesehatan.
"Besok akan ada pengumuman kelulusan santri Putra, tetapi ini belum tahu karena bisa pulang atau tidak, karena harus mengurus surat izin," lanjutnya.
"Kita hanya semata-mata memperjuangkan hak anak-anak kami yang sudah tidak pulang sejak beberapa tahun. Kita juga memberita kepada masyarakat, bahwa santri-santri yang pulang ini dipastikan aman, karena di pondok sendiri sangat ketat protokol kesehatannya," pungkas Abdul Malik. (*)
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








