Lampung Barat Masih Kekurangan Ribuan ASN
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Ahmad Hikami. Foto: Iwan/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Hingga saat ini, Kabupaten Lampung Barat masih kekurangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Pasalnya, banyak ASN yang berada di lingkungan Pemerintah setempat memasuki masa pensiun.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat, Ahmad Hikami.
Hikami mengaku, jumlah kekurangan ASN Lampung Barat mencapai 1.633 orang, dengan rincian tenaga teknis 825 orang, tenaga guru 655 orang, dan tenaga kesehatan 153 orang.
Hikami menjelaskan, untuk menutupi kekurangan ASN tersebut Pemerintah Daerah telah melakukan pengrekrutan tenaga kontrak daerah dan dibantu dengan tenaga honorer. Sehingga diharapkan bisa sedikit membantu petugas yang ada di masing-masing bidangnya.
"Untuk tahun ini saja ada sekitar 70 orang ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yang memasuki pensiun baik dari pejabat eselon II, III, maupun IV. Artinya dalam setiap tahun selalu ada ASN yang pensiun. Sehingga terus menambah angka kekurangan ASN kita," kata Hikami, Senin (11/5/2020).
Sedangkan untuk kuota formasi CPNS pada tahun 2019 yang lalu, Lampung Barat hanya mendapat 179 orang, dan jumlah tersebut belum bisa menutupi kekurangan.
Hikami mengaku, dengan adanya kekurangan ASN ini sedikit menjadi kendala, namun tetap harus profesional dan memaksimalkan tenaga yang ada.
"Beruntung di tengah kemajuan teknologi yang begitu pesat saat ini sangat membantu dalam menjalankan tugas-tugas ASN," pungkasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Parosil Pastikan Pembangunan Adil Merata
Sabtu, 14 Februari 2026 -
Kesbangpol Lampung Barat Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya
Jumat, 13 Februari 2026 -
Ancaman Bencana Mengintai, ASN Lampung Barat Didorong Jadi Garda Terdepan Jaga Lingkungan
Jumat, 13 Februari 2026 -
Anggaran Dipangkas Rp 167 Miliar, Bupati Lambar Tegaskan Infrastruktur, Kesehatan dan Pendidikan Tetap Prioritas
Kamis, 12 Februari 2026









