53 Reaktif Hasil Rapid Test Diuji Sampel Swab PCR, 6 Diantaranya Positif Covid-19
Walikota Bandar Lampung, Herman HN, saat memberikan keterangan, Selasa (19/5/2020). Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sebanyak 53 orang di Bandar Lampung, yang sebelumnya dinyatakan reaktif (positif) berdasarkan rapid test, kini 6 orang dinyatakan positif covid-19 setelah dilakukan rapid test ulang dan pengujian sampel swab untuk diuji test PCR.
Dimana alat rapid test yang telah digunakan sebanyak 1.800 kepada warga dan tenaga medis. Dan hasilnya 53 orang menunjukkan reaktif.
"Jadi yang kemarin kita kirim ke Palembang itu 53, sudah keluar 6 makanya sudah ketahuan," ungkap Walikota Bandar Lampung, Herman HN, Selasa (19/5/2020).
Hasil 6 orang positif itu, merupakan tambahan yang kemarin diumumkan oleh tim gugus tugas provinsi.
Selain itu juga, karena telah ditetapkan sebagai wilayah zona merah. Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi meminta Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk melakukan rapid test massal terutama di 14 kecamatan setempat.
Menanggapi hal itu, Herman HN mengatakan, pihaknya telah melakukan pemesanan sebanyak 5.000 alat rapid test dari beberapa waktu lalu.
"Kita tidak ngerti lagi ini, saya sudah massif. Hari ini baru dateng lagi 1.250, yang kemarin 1.700 an, jadi yang sudah hampir 3.000 lah," kata Herman HN.
Kepala Dinas kesehatan Kota Bandar Lampung, Edwin Rusli menambahkan, rapid test dilaksanakan terutama di 14 kecamatan, namun nantinya kecamatan lainnya juga akan dapat pemeriksaan untuk tim medisnya.
"Hasil reaktif kemarin itu semuanya OTG. Jadi nggak perlu dirawat. Alhamdulillah kita isolasi mandiri saja, namun tetap dengan pengawasan," ujar Edwin.
"Dari 53 reaktif yang sudah keluar 6 orang hasil swabnya positif dan itu penambahan kemarin. Yang satu pasien telah meninggal dunia," timpalnya.
Edwin mengatakan, rapid test massal yang pihaknya lakukan ini belum terbuka untuk umum. Hanya pengetesan itu dilakukan kepada tenaga medis dan warga yang merupakan hasil tracing dari pasien positif sebelumnya.
Kemudian untuk penambahan alat rapid test yang hari ini datang lanjutnya, itu akan diperuntukkan bagi anggota kepolisian dan para tahanan.
"Macam-macam, ini akan ke kantor polisi, tahanan, itu ada 200 dan dibagikan mulai besok. Tapi banyak yang kita simpan untuk keluarga yang kita tracing," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








