• Kamis, 09 Juli 2020

Cerita 2 Pasien Warga Lampura Sembuh dari Covid-19

Kamis, 28 Mei 2020 - 18.15 WIB
413

AZ (29) didampingi sang ayahnya dan TM (53), saat menceritakan kegiatannya saat diisolasi. Foto: Doc/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Utara - Sekilas cerita dari pasien positif Covid-19 Lampung Utara yang telah dinyatakan sembuh selama menjalani karantina di komplek Islamic Center Kotabumi.

Menurut keterangan AZ (29) bersama TM (53) yang didampingi JR orang tua AZ, selama masa karantina dirinya menghabiskan waktu di tempat isolasi tersebut dengan berolahraga pada pagi harinya selama 30 menit. 

"Ya, olahraganya ringan saja, itu juga di sekitar kamar karantina," ujar AZ, Kamis (28/5/2020).

Baca juga : Dua Pasien Covid-19 Lampung Utara Dinyatakan Sembuh

Selain itu, dirinya juga tetap menjalankan kewajiban salat lima waktu. Kemudian setelahnya dilanjutkan dengan mengaji. Untuk mengusir rasa kebosanan selama karantina, biasanya dia menelepon rekannya. Dalam pembicaraannya dia sekadar menanyakan kabarnya, begitupun kabar keluarga dari temannya.

"Kalau ngilangin jenuh biasanya mengaji dan nelepon kawan," ungkapnya.

Selama masa karantina, dirinya juga mendapatkan asupan makanan dari petugas Covid-19 Kabupaten Lampung Utara. Mengenai menu yang disajikan cukup beragam, dengan nasi dan lauk seperti daging ayam, telur rebus, dan daging sapi. 

Selain itu, lanjut AZ, dia juga diberikan vitamin semasa menjalani karantina, dengan waktu minum tiga kali sehari. Untuk jenis vitaminnya menurut AZ berupa byolisin, solvitral, C1000.

Sementara itu, Ketua Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lampura, Sanny Lumi mengatakan, sudah empat warga Lampung Utara dari lima orang yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19 telah dinyatakan sembuh dan dipulangkan dari lokasi karantina.

Masing-masing pasien tersebut telah menjalani beberapa kali test swab selama menjalani karantina dan hasilnya dinyatakan negatif. Ke empat warga itu terpapar Covid-19 yang masuk dalam kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

Sanny Lumi juga mengakui, untuk pengobatan terhadap para pasien tidak ada obat khusus yang diberikan tim Covid kepada ke empat warga tersebut. Hanya saja selama di isolasi di GSG Islamic Center Kotabumi, tim medis terus berupaya meningkatkan daya tahan tubuh mereka, sehingga virus yang ada di dalam tubuh tidak ada lagi.

Keempat warga yang dinyatakan sehat dan dipulangkan itu yakni dua warga dari Kecamatan Abung Timur dan dua warga Kecamatan Kotabumi Selatan.

Sebelum kembali ke rumah, keempat warga yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 tersebut terlebih dahulu menanda-tangani pernyataan untuk melakukan isolasi secara mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari ke depan.

Saat dipulangkan, lanjut Sanny, masyarakat di lingkungan tempat tinggal mereka sangat mendukung kesembuhan keempat warga tersebut. Karena mereka (pasien) yang terjangkit Covid-19 itu bukan merupakan suatu aib untuk orang lain, melainkan musibah. (*)