MUI Lampung Sarankan Pengelolaan Dana Haji Harus Disetujui Jemaah
Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dengan adanya pembatalan pemberangkatan haji tahun 2020, otomatis dana Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) masih tersimpan di Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Bersamaan dengan itu, bagi jamaah yang sudah melunasi biaya perjalanan ibadah haji dapat mengajukan permohonan pengembalian setoran pelunasan. Dan jika tidak diambil calon jemaah haji dana tersebut tersimpan di BPKH.
Ketua MUI Lampung KH Khairuddin Tahmid mengatakan, jika dilihat dari segi hukum agama pembatalan haji tersebut diperbolehkan.
"Kita liat dari aspek pembatalan boleh tidak orang yang sudah niat ber haji, kemudian dibatalkan oleh pemerintah. Maka itu hukumnya boleh, karena ini darurat. Sebab dalam agama walaupun ibadah itu wajib namun lebih wajib menjaga nyawa," ungkap KH Khairuddin, Rabu (3/6/2020).
Dia menegaskan, untuk mengenai pemanfaatan dana hajinya itu bukan wilayah dari MUI.
"Ibadah haji yang dibatalkan itu merupakan hal yang dibolehkan oleh agama. Nah kalau soal bagaimana dananya yang sudah masuk di rekening pemerintah semestinya dikembalikan karena itu bukan punya pemerintah tetapi punya nasabah atau calon jamaah haji," paparnya.
Dan jika pemerintah ingin menggunakan dana tersebut lanjutnya, itu harus izin terlebih dahulu pada calon jamaah haji.
"Karna uang itu punya nasabah, kalau mau digunakan ya ngomong sama yang punya dana itu, seperti apa akadnya," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Mudik dengan EV Kian Diminati, Transaksi SPKLU PLN Tembus Rekor Tertinggi 18.088 Kali pada H+2 Idul Fitri 1447 H
Minggu, 29 Maret 2026 -
Ketua Umum Kerabat Lampung Hadiri Pesta Bona Taon Marga Hutagalung dan Sinurat, Tekankan Pelestarian Budaya dan Harmoni
Minggu, 29 Maret 2026 -
Mobil Brio Terguling Usai Tabrak Tiang Listrik di Jalan Ahmad Yani Bandar Lampung
Sabtu, 28 Maret 2026 -
KPK Temukan Penyalahgunaan Kendaraan Dinas, Kepala Daerah Diminta Evaluasi Menyeluruh
Sabtu, 28 Maret 2026








