IDI Bandar Lampung: Covid-19 Jangan Sampai Kalahkan Isu DBD
Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Saat ini penyebaran virus Covid-19 menjadi isu yang setiap hari diperbincangkan. Padahal selain Corona kasus demam berdarah dengue (DBD) kurvanya terus mengalami kenaikan, per bulan Juni kasus DBD di kota Bandar Lampung mencapai 694 orang.
Menanggapi hal ini, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Bandar Lampung, dr. Aditya M Biomed meminta, agar isu Covid-19 ini tidak mengalahkan kasus-kasus penyakit lainnya termasuk DBD.
"Tapi karena sekarang ini semua terfokusnya pada Corona, jadi DBD agak tidak menjadi prioritas," kata dr. Aditya, Kamis (4/6/2020).
Biasaya kata dr. Aditya, di bulan Juni ini seharusnya DBD sudah mulai mengalami pengurangan karena masuk musim panas. Tapi karena hujan ini masih terus berlangsung, bahkan sehari bisa sampai tiga kali hujan yang juga dipengaruhi iklim, maka ia meminta masyarakat harus tetap menjaga kebersihan.
"Jangan lupa, DBD itu bukan hanya virusnya tetapi nyamuknya juga harus kita musnahkan," tegasnya.
Bagi pemerintah lanjutnya, untuk membasmi virus DBD ini yang seharusnya dilakukan yaitu dengan menggalakkan program 3M yaitu menguras, menutup dan mengubur.
"Karena sebenarnya DBD ini angka kematiannya jauh lebih tinggi dari pada Covid-19. Artinya kalau orang meninggal karena corona orang itu ada penyakit penyerta atau bawaan dan segala macam, tapi kalau DBD itukan enggak," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Mobil Brio Terguling Usai Tabrak Tiang Listrik di Jalan Ahmad Yani Bandar Lampung
Sabtu, 28 Maret 2026 -
KPK Temukan Penyalahgunaan Kendaraan Dinas, Kepala Daerah Diminta Evaluasi Menyeluruh
Sabtu, 28 Maret 2026 -
D’BAKARANZ Is Back, BATIQA Hotel Lampung Hadirkan AYCE Mulai Rp70 Ribu
Sabtu, 28 Maret 2026 -
Pemkot Bandar Lampung Kebut Perbaikan Gorong-gorong di Kedamaian
Sabtu, 28 Maret 2026








