Penerima Bantuan Banjir Diminta Kembalikan Uang, Camat TBT: Itu Miskomunikasi
Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sejumlah warga kelurahan keteguhan Teluk Betung Timur (TBT), mendapatkan bantuan berupa uang tunai dari walikota Bandar Lampung. Namun bantuan tersebut diminta oleh pemerintah setempat untuk dikembalikan lagi.
Salah satunya Verontina, yang menceritakan awalnya mendapatkan bantuan tersebut, dirinya tidak mengetahui, tapi tiba-tiba di panggil oleh ibu RT disuruh ke kecamatan dan disana mendapatkan bantuan.
"Pemberian bantuan itu beda-beda ada yang Rp2 juta sampai Rp10 juta. Saya mendapatkan Rp4 juta, dan itu bantuan dari wali kota untuk korban banjir," ujarnya kepada Kupastuntas.co, Kamis (11/6/2020).
Setelah mendapatkan bantuan itu lanjutnya, ada masyarakat yang dekat rumah hanya mendapatkan bantuan sebesar Rp250 ribu, jadi mereka tidak terima dan protes pada pemerintah.
"Maka kami dikumpulkan 12 orang di kantor kelurahan kemarin bersama Dinsos, camat, lurah dan juga ada dari pihak yang protesnya tadi. Intinya mereka meminta memulangkan uang yang telah diberikan kepada kami, alasannya kami tidak layak mendapatkan bantuan itu," paparnya.
Sementara itu, Camat TBT, Zulkifli mengatakan, permasalahan tersebut adalah miskomunikasi. Jadi tim verifikasi kemarin tidak termasuk untuk melakukan pendataan.
"Bantuan tersebut tidak tepat sasaran. Bantuan itu diberikan pada rumah yang hancur akibat banjir saja bukan termasuk yang terkena dampak tapi tidak hancur. Jadi warga yang mengeluhkan itu jelasnya, adalah warga yang rumahnya hancur, sementara yang mendapatkan bantuan tadi itu warga yang rumahnya hanya terkena banjir saja," katanya.
"Dengan kekeliruan ini, kita akan melakukan rapat di kantor kelurahan jam 9 pagi, untuk rapat bagaimana permasalahan ini diselesaikan," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








