Sebagian Besar Karyawan di Bandar Lampung Mulai Kerja
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bandar Lampung, Wan Abdurrahman. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sebanyak 1.652 karyawan dirumahkan dari 40 perusahaan kini sebagian besar pekerjanya sudah mulai bekerja lagi.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bandar Lampung, Wan Abdurrahman mengatakan, pihak perusahaan hotel maupun swasta sudah mulai menarik karyawannya yang dirumahkan untuk bekerja.
"Karyawan yang dirumahkan sekarang sudah mulai berangsur aktif kerja, cuma tadi mereka bekerja dengan sistem sift. Jadi ada yang kerjanya sepuluh hari, atau hanya lima belas hari," kata Wan Abdurrahman, Selasa (16/6/2020).
Dia menerangkan, untuk hotel sendiri ada 23 yang merumahkan, sementara hotel Emersia merupakan perusahaan yang pertama kali memberikan laporan untuk memanggil kembali karyawannya.
"Iya Emersia sudah manggil kembali karyawannya. Sehingga hotel lainnya pun ikut menyusul," jelas Wan Abdurrahman.
Sementara, untuk pengawasannya sendiri, pihaknya langsung mengecek ke lapangan bagaimana protokol kesehatan yang telah diterapkan para perusahaan tersebut.
"Kita cek ke lapangan dan ternyata mereka sudah menerapkan protokol kesehatan yang benar. Itu akan kita cek perkembangannya seperti apa," katanya.
Namun demikian, pihaknya belum bisa menyebutkan secara rinci mengenai hotel dan perusahaan mana saja di Bandar Lampung yang telah menarik kembali karyawannya.
"Kita enggak bisa bilang hotel mana saja yang sudah mulai aktif, secara itu dinamika perusahaan. Tapi yang pasti sebagian besar sudah memanggil karyawannya," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








