Harga Cabai di Lampung Timur Berangsur Naik
Seorang buruh pemetik cabai saat panen di Lampung Timur. Foto: Agus/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Harga cabai di Lampung Timur (Lamtim) mulai berangsur naik. Namun saat ini harganya masih di bawah harga normal.
Hari, salah seorang petani cabai warga Desa Way Areng, Kecamatan Mataram Baru, Lampung Timur, yang sedang masa panen berharap, Pemerintah bisa menanggulangi persoalan harga agar tidak terjadi kerugian besar bagi petani.
"Ada kenaikan 200 persen. Harga cabai keriting sebelum lebaran di pengepul Rp 3 ribu per kilo, hari ini di harga Rp9 ribu per kilo. Namun ya tetap belum masuk harga normal, karena normalnya Rp 20 ribu per kg," kata Hari, Sabtu (27/6).
Hari mengaku, tanaman cabai sebanyak 4.000 batang dirawat tidak maksimal, karena buruknya harga. Jika perawatan dilakukan maksimal dengan mengeluarkan banyak biaya, tentu dirinya akan mengalami kerugian yang besar.
"Kalau saya rawat secara maksimal, biaya pengeluaran tidak sebanding dengan hasil penjualan," ujar pria 30 tahun itu.
Dampak yang lain dengan murahnya harga cabai juga dirasakan oleh buruh pemetik cabai dengan upah harian. Salah satunya Rukiyah, dirinya mengaku biasanya sehari memetik cabai bisa mendapat upah Rp 60 ribu. Karena harga cabai anjlok upahnya bisa turun sampai 50 persen. (*)
Berita Lainnya
-
Danrem 043/Gatam Tekankan Ketahanan Pangan dan Pengamanan Way Kambas Lamtim
Senin, 27 April 2026 -
Penutupan HUT Kabupaten Lampung Timur, Perputaran Uang UMKM Tembus Rp 10 Miliar
Minggu, 26 April 2026 -
Kehadiran Ratusan Prajurit TNI Dongkrak Ekonomi Warga Desa Rajabasalama 2 Lamtim
Sabtu, 18 April 2026 -
Ribuan Pelaku Usaha Meriahkan Festival UMKM 1001 Malam di Lampung Timur
Sabtu, 18 April 2026








