Kepala BNNP Lampung: Perketat Pengawasan Pintu Masuk Dari Peredaran Narkoba
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung Brigjen Pol I Wayan Sukawinaya, saat menjadi narasumber dalam program Kupas Podcast di Studio Podcast Kupas Tuntas, Kamis (2/7/2020) yang dipandu oleh Direktur Utama Kupas Tuntas Donald Harris Sihotang. Foto: Tampan/Kupastuntas.co
Bandar Lampung - Pencegahan peredaran narkoba terus dilakukan dari berbagai jalur pintu masuk Provinsi Lampung, mulai dari sisi darat hingga perairan.
Baca Juga: Narkoba di Masa Covid-19, Begini Kata Kepala BNNP Lampung Brigjen I Wayan Sukawinaya
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, Brigjen I Wayan Sukawinaya mengatakan, pihaknya sejak lama membangun kemitraan dengan aparatur dan stakeholder lainnya dalam rangka memberantas peredaran narkoba di Lampung.
“Kita tahu bahwa panjang pantai di pulau Sumatera ini cukup panjang, khususnya di Lampung sendiri mulai dari pantai Barat, Selatan, bahkan Timur, ini yang yang sebagai tempat masuk dan jangkauan kita sangat terbatas, tetapi kita sudah bekerjasama dengan TNI AL untuk membantu kami menjaga pantai. Lanal (Pangkalan Angkatan Laut) juga sudah punya pos-pos untuk pemantauan,” terangnya, saat menjadi narasumber dalam program Kupas Podcast di Studio Podcast Kupas Tuntas, Kamis (2/7/2020).
Baca Juga: Brigjen I Wayan Sukawinaya: Usia Remaja Rawan Terkontaminasi Narkoba
Sementara di jalur darat, lanjut dia, BNNP juga bersama dengan Polri termasuk aparatur Pemda mengawasi alur lalu lintas terhadap angkutan barang yang memang dicurigai memasok narkoba baik Lampung sebagai wilayah tujuan atau sebagai jalur perlintasan.
Dia menerangkan, sesuai Instruksi Presiden Republik Indonesia nomor 2 tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika Tahun 2020-2024, kementerian dan lembaga wajib melakukan rencana aksi pencegahan penyalahgunaan narkoba.
“Seperti dari BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional) ada program generasi genre kita terlibat di situ. Kemudian dengan Pemda aparatur terdepan ada lurah, kades, dari TNI Babinsa dan Polri itu Bhabinkamtibmas kita gandeng bersama-sama mencegah peredaran narkoba di wilayah masing-masing,” jelasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Sepanjang 2025, Bulog Lampung Salurkan 17.759 Ton Beras SPHP
Senin, 12 Januari 2026 -
Inflasi Lampung Terendah Kedua Nasional di Desember 2025
Senin, 12 Januari 2026 -
Pembangunan Tiga Sekolah Rakyat di Lampung Dimulai, Telan Anggaran Rp670 Miliar
Senin, 12 Januari 2026 -
Kupas Tuntas Lepas Herwanda Setelah 14 Tahun Bersama
Senin, 12 Januari 2026









