Laporan Dugaan Korupsi Disporapar Tubaba Ditolak, Ini Alasannya
Kepala Seksi (Kasi) Penerangan dan Hukum (penkum) Kejati Lampung, Ari Wibowo. Foto: Ist (Lp).
Bandar Lampung - Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menolak laporan hasil temuan indikasi dugaan korupsi pada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Tulangbawang Barat (Tubaba) tahun 2019.
Baca Juga:Diduga Korupsi, Disporpar Tubaba Dilaporkan ke Kejati Lampung
Penolakan tersebut setelah Kepala Seksi (Kasi) Penerangan dan Hukum (penkum) Kejati Lampung, Ari Wibowo, yang menerima langsung laporan tersebut, Senin (6/7/2020).
"Setelah kami terima tadi perwakilan aksi, dan setelah dipelajari terlebih dahulu laporannya, ternyata ada kekurangan rincian. Jadi perlu diperbaiki lagi," kata Ari Wibowo.
Sebelumnya, puluhan masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gapura, Landa, Solid, dan Tamsis, menggelar aksi demo di depan pintu gerbang Kejati Lampung, Senin (6/7/2020).
Mereka melaporkan dugaan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di Seni dan Budaya pada Disporpar Tubaba tahun 2019.
Koordinator Aksi, Suadi Romli, menjelaskan, bahwa berdasarkan hasil investigasi pihaknya ditemukan banyak kegiatan fiktif pada kegiatan di Disporpar Tubaba 2019, seperti pengembangan kesenian dan kebudayaan daerah dengan kegiatan pentas seni dalam daerah senilai Rp371 juta lebih, penyelenggaraan festival budaya daerah senilai Rp200 juta, pentas seni dan budaya senilai Rp378 juta dan pementasan seni tari senilai Rp300 juta. (*)
Berita Lainnya
-
HKBP Distrik XXXII Lampung Gelar Pembinaan 300 Parhalado, Ephorus Pdt. Dr. Victor Tinambunan Jadi Narasumber Utama
Rabu, 25 Maret 2026 -
Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK Resmi Dilantik, Siap Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional
Rabu, 25 Maret 2026 -
Posko Masjid Ramah Pemudik UIN RIL Berikan Pelayanan Humanis
Rabu, 25 Maret 2026 -
Tertinggal di Tol Bakter, Tas Berisi Rp 7,7 Juta dan USD 20 Ribu Kembali ke Tangan Pemilik
Senin, 23 Maret 2026








