LPA Lampung Kecam Perbuatan Cabul Oknum P2TP2A Lamtim ke Korban Asusila
Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Lampung mengecam oknum pegawai Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Lampung Timur (Lamtim) berinisial DA, yang diduga mencabuli N (14 tahun), korban asusila yang meminta pendampingan.
Baca juga : Bejat! Minta Pendampingan, Korban Asusila Malah Dilecehkan Oknum P2TP2A Lamtim
Sekretaris LPA Provinsi Lampung, Wahyu Widiyatmiko merasa prihatin dengan kejadian tersebut. Seharusnya oknum tersebut melindungi korban.
"Kita meminta kepada pihak kepolisian khususnya Polres Lamtim, untuk menghukum pelaku dengan UU perlindungan anak. LPA Lamtim dan LPA Lampung akan mengawal perkara ini sampai ke persidangan," tegas Wahyu, Senin (6/7/2020).
LPA juga mendesak pemerintah memberikan sanksi pemecatan kepada oknum tersebut. Karena sudah mencoreng nama baik TP2TPA dan Lampung Timur.
"Untuk korban, kita berharap pemerintah memberikan rehabilitasi melalui psikolog. Sehingga nantinya anak tersebut bisa pulih dari trauma," ungkapnya.
Ketua LPA Kota Bandar Lampung, Ahmad Apriliandi Passa juga menyampaikan hal serupa. "Oknum pegawai P2TP2A tersebut akan dijerat oleh Undang-Undang Perlindungan Anak dan Perdagangan Orang (trafficking)," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
HKBP Distrik XXXII Lampung Gelar Pembinaan 300 Parhalado, Ephorus Pdt. Dr. Victor Tinambunan Jadi Narasumber Utama
Rabu, 25 Maret 2026 -
Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK Resmi Dilantik, Siap Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional
Rabu, 25 Maret 2026 -
Posko Masjid Ramah Pemudik UIN RIL Berikan Pelayanan Humanis
Rabu, 25 Maret 2026 -
Tertinggal di Tol Bakter, Tas Berisi Rp 7,7 Juta dan USD 20 Ribu Kembali ke Tangan Pemilik
Senin, 23 Maret 2026








