Universitas Lampung Raih Dua Rekor Muri di Bidang Pertanian
Penyerahan simbolik penghargaan rekor muri dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
kupastuntas.co, Bandar Lampung - Universitas Lampung (Unila) raih dua penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Penghargaan tersebut diberikan kepada Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unila sebagai pelaksana. Rekor tersebut secara simbolik diterima oleh Gubernur Lampung Arinal Junaidi, Rektor Unila Prof Karomani, serta Dekan Fakultas Pertanian Prof Irwan Sukri.
Dekan Fakultas Pertanian Irwan Sukri Banuwa mengatakan, penghargaan tersebut diberikan MURI kepada Fakultas Pertanian Unila dalam menjalankan program diseminasi hasil penelitian terlama dan berkesinambungan melalui media televisi, serta klinik pertanian keliling berkesinambungan terlama.
"Program desimilasi kami telah menjalankan selama 11 tahun, sedangkan untuk program klinik pertanian keliling kami telah menjalankan selama 4 tahun," jelasnya.
Sementara itu, Rektor Unila Prof Karomani dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong kemajuan disektor pertanian guna mendukung program unggulan Provinsi Lampung yaitu Petani Berjaya. "Kedepannya Unila akan fokus dalam membantu membangun ketahanan pangan Provinsi Lampung," tuturnya.
Dalam kesempatan itu juga, Gubernur Provinsi Lampung Arinal Djunaidi, memberikan apresiasi kepada Unila atas pencapaian yang telah didapat guna membantu program Petani Berjaya.
"Saya harap kedepannya Unila dapat berperan dalam membangun Lampung sebagai lokomotif pertanian nasional," kata Gubernur. (*)
Berita Lainnya
-
Ribuan Pelanggan PLN Lampung Manfaatkan Diskon Tambah Daya 50 Persen, Aktivitas di Rumah Makin Nyaman dan Lancar
Kamis, 14 Mei 2026 -
Mahasiswa Terbaik Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Terapkan PLTS untuk Pertanian Hidroponik Berkelanjutan di Lampung
Kamis, 14 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026








