Lama Tak Ditangani, Warga Keluhkan Limbah TPA Bakung
Limbah TPA Bakung. Foto: Imanuel/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Warga sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung meminta pemerintah Kota Bandar Lampung untuk segera evaluasi pengolahan sampah yang ada di TPA Bakung karena dinilai sangat mengganggu masyarakat.
Santi, salah satu warga sekitar TPA bakung mengungkapkan bahwa dirinya dan warga sudah sejak lama mengeluhkan dampak yang disebabkan oleh adanya TPA Bakung.
"Bosen saya mas ditanya soal sampah gitu, cuman ya tetap aja ditanganin mah enggak," ungkapnya pada Kupastuntas.co, Rabu (29/7).
Selain menimbulkan bau tidak sedap, Santi juga mengeluhkan banyaknya sampah yang berceceran ketika diangkut mobil pengangkut sampah dan air limbah yang mengalir kearah pemukiman juga sangat mengganggu warga sekitar.
"Ya itu kalau sudah hujan, air yang dari atas ngalirnya lewat saluran air warga sampe dibuatin pembatas sama suami, terus masih ada juga mobil yang enggak make jaring biar sampahnya enggak berceceran," keluhnya.
Hal serupa juga dikeluhkan oleh Harianto seorang warga yang sudah 17 tahun tinggal disekitar TPA Bakung, mengatakan bahwa dirinya mengkhawatirkan dampak yang disebabkan TPA Bakung dapat mengganggu kesehatan dirinya dan warga sekitar.
"Banyak benar lalat sama nyamuk ini pas habisĀ hujan, ada juga yang sampe batuk-batuk apalagi kalau sudah bau amis kaya kepiting rajungan," keluhnya.
Karena kondisi yang semakin memburuk tersebut, Harianto dan warga sekitar berharap Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk segera memperhatikan dampak yang disebabkan oleh TPA Bakung.
"Imbasnya parah buat warga atas sini, tolong cepet diperhatikan lah. Mobil yang dipake juga diliat kapasitas sama kekuatannya biar enggak mogok disamping rumah," ujarnya. (*)
Berita Lainnya
-
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026 -
PLN UID Lampung Dorong 100 Persen Kendaraan Operasional Berbasis EV
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Tembak di Tempat Pelaku Begal, Instruksi Kapolda Lampung Dinilai Sejalan dengan Hukum Progresif
Jumat, 15 Mei 2026 -
Muhammad Fari Madyan Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Sukses Bangun Ekosistem Digital Lampung hingga Tembus Perusahaan Internasional
Jumat, 15 Mei 2026








