Pemprov Lampung Akan Tambah Terminal di Bandara Radin Inten II
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Banbang Sumbogo (kanan) dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana (kiri) saat dimintai keterangan di kediamannya, Rabu (29/7/2020). Foto: Siri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung yang bekerja-sama dengan Angkasapura akan menambah terminal di Bandara Radin Inten II yang berada di Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan.
Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan, pihaknya sudah memberikan masukan terhadap Angkasapura bahwa tata kelola desain Bandara harus mencerminkan kearifan lokal budaya Lampung namun memiliki fungsi yang banyak.
"Kita akan menambah terminal di Bandara. Tata kelola Bandara berada di BUMN dan teknis operasional ada di Kementerian Perhubungan. Ini sudah kita sampaikan semuanya waktu beliau melakukan kunjungan ke Lampung," katanya, saat memberikan keterangan di kediamannya, Rabu (29/7/2020).
Baca juga : Gubernur Arinal: Tidak Bisa Ditunda Lagi, Embarkasi Penuh Harus Terwujud 2021
Rencana tersebut memang tidak mudah untuk dilakukan. Oleh karena itu pihaknya akan mengutamakan skala prioritas seperti melengkapi landasan pacu agar semua jenis pesawat bisa beroperasi di Bandara Radin Inten II.
"Karena kondisinya saat ini masih seperti ini, jadi kita akan utamakan skala prioritas seperti melengkapi landasan pacu," lanjutnya.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Bambang Sumbogo mengatakan, terminal tersebut akan dibangun di tanah milik Pemprov Lampung di lahan seluas 187 hektare. "Saat ini sedang memasuki tahap pembuatan master plan. Anggaran nya cukup banyak bisa menghabiskan Rp700 miliar hingga 1 triliun," ujarnya.
Dengan dibangunnya terminal II yang berada di tanah milik Pemda, maka nantinya akan meningkatkan pendapatan anggaran daerah (PAD). "Inikan nantinya bisa dikelola oleh Angkasapura dan Pemprov. Sehingga bisa meningkatkan PAD kita," tutupnya. (*)
Berita Lainnya
-
Pendapatan Sopir Angkot di Bandar Lampung Terus Menurun, Dampak Maraknya Ojek Online
Rabu, 21 Januari 2026 -
8 Warga Ajukan Pembayaran, Pemprov Lampung Tetap Targetkan Pelepasan Aset Way Dadi di APBD 2026
Rabu, 21 Januari 2026 -
Kunjungan Wisatawan Nataru 2025/2026 di Lampung Turun, Pantai Masih Jadi Magnet Utama
Rabu, 21 Januari 2026 -
Komisi V DPRD Lampung Evaluasi PPDB 2025, Laporan Masyarakat Dinilai Akibat Kekurangan Informasi
Rabu, 21 Januari 2026









