KKP Kelas II Panjang Siapkan Pengisian HAC Secara Manual
Aplikasi eHAC Indonesia. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Meski tak ada larangan mudik, pemerintah mewajibkan untuk seluruh penumpang memiliki kartu kewaspadaan atau Health Alert Card (HAC). Kartu tersebut dapat diunduh melalui aplikasi electronic Health Alert Card (eHAC) atau melalui inahac.kemkes.go.id.
Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Panjang, Lampung, R. Marjunet mengatakan, untuk di Bandara semua penumpang bisa dipastikan mengisi eHAC. "Tetapi yang memiliki android kita siapkan juga melalui manual," kata Marjunet, Minggu (2/8/2020).
Namun meski sudah disediakan manual oleh petugas, di lapangan masih ada beberapa kendala, diantaranya banyak masyarakat menganggap pengisian eHAC itu tidak ada gunanya. Oleh karenanya tidak sedikit penumpang yang tidak mengisi eHAC.
"Padahal eHAC ini penting untuk melakukan tracing. jadi seandainya satu orang ada yang positif di dalam pesawat. Nah ini mudah dilakukan tracing pada semua penumpang itu. Secara teknis di pelabuhan Bakauheni banyak dermaga, jadi pengawasannya agak kesulitan. Jadi kita minta agar pengisian eHAC itu dibantu oleh orang kapal juga," ucapnya.
Karena tidak mungkin petugas KKP yang memantau bagaimana penumpang sudah mengisi eHAC atau belum. "Jadi siapa yang harus memastikan mengisi eHAC itu ya orang kapal, ketika mobil mau atau sudah masuk ke kapal," paparnya.
Selain itu, pihak KKP juga telah mensosialisasikan pengisian eHAC tersebut pada spanduk-spanduk baik di Bandara maupun di pelabuhan Bakauheni. (*)
Berita Lainnya
-
39.678 Penumpang Gunakan Kereta Api di Divre IV Tanjungkarang saat Mudik Lebaran 2026
Sabtu, 21 Maret 2026 -
Zakat Dibagikan Kepada Jamaah dan Warga Sekitar Masjid Al Hijrah
Sabtu, 21 Maret 2026 -
Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia Jadi Imam Sholat Idul Fitri di Masjid Agung Al Hijrah
Sabtu, 21 Maret 2026 -
Khutbah Idul Fitri, Wakil Rektor Universitas Teknokrat Ajak Perkuat Takwa dan Kepedulian Sosial
Sabtu, 21 Maret 2026








