Warga Mulai Keluhkan Pembangunan Flyover Sultan Agung
proyek pembangunan jalan layang atau Flyover di Jalan Sultan Agung, Kota Bandar Lampung. Foto: Imanuel/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Aktivitas pengerjaan proyek pembangunan jalan layang atau Flyover di Jalan Sultan Agung, Kota Bandar Lampung dengan panjang 300 meter dan lebar 10 meter mulai dikeluhkan warga.
Devita salah satu pedagang baju di sekitar proyek pembangunan Flyover mengaku jika usaha yang sudah dijalankan sejak 4 tahun yang lalu mengalami penurunan omset.
"Omset dagangan saya jelas menurun, karena pembeli juga bingung mau berhenti dan sekedar melihat dagangan saya. Apalagi saya juga baru lanjut sewa toko," ungkapnya kepada Kupastuntas.co, Senin (3/8/2020).
Lanjutnya, Ia mengatakan bahwa banyaknya debu yang disebabkan oleh pembangunan proyek tersebut juga sangat berpengaruh terhadap aktivitas ditokonya. "Dagangan jadi kotor dan rusak mas, saya khawatir dengan kondisi kesehatan, bisa batuk lama-lama akibat debu ini ," katanya.
Sementara itu, Reza salah pengguna jalan Sultan Agung mengatakan jika pembangunan proyek tersebut tidak menyebabkan kemacetan, hanya saja menyebabkan banyaknya debu yang berterbangan sehingga mengganggu ketika berkendara.
"Debunya saja yang banyak, kalau macet itu salah satu nya disebabkan kereta yang lewat waktu lalu lintas padat," ungkapnya. (*)
Berita Lainnya
-
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026 -
PLN UID Lampung Dorong 100 Persen Kendaraan Operasional Berbasis EV
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Tembak di Tempat Pelaku Begal, Instruksi Kapolda Lampung Dinilai Sejalan dengan Hukum Progresif
Jumat, 15 Mei 2026 -
Muhammad Fari Madyan Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Sukses Bangun Ekosistem Digital Lampung hingga Tembus Perusahaan Internasional
Jumat, 15 Mei 2026








