Flyover Sultan Agung Sudah Kantongi Izin Andalalin
Proyek pembangunan flyover Sultan Agung, Bandar Lampung. Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Pekerjaan Umum (PU) kota Bandar Lampung memastikan proyek pembangunan flyover Sultan Agung sudah mengantongi izin analisis dampak lalu lintas (Andalalin).
Kepala Dinas PU Bandar Lampung, Iwan Gunawan mengatakan, untuk izin pembangunan flyover Sultan Agung dokumennya sudah lengkap semua. "Baik izin perlintasan sebidang maupun izin andalalin juga sudah lengkap semua persyaratannya," kata Iwan saat dimintai keterangan, Selasa (4/8/2020).
Baca juga : Konstruksi Flyover Sultan Agung Dimulai Akhir Agustus
Mengenai izin tersebut Kementerian Perhubungan sangat mendukung program pembangunan flyover tersebut. "Kementerian menyambut baik karena kegiatan ini sangat membantu meringankan beban mereka. Sekarang tinggal kita ambil berkas izinnya di Kementerian Perhubungan," ungkapnya.
Iwan juga menjelaskan progres pembangunan flyover tersebut rencananya minggu ini akan pemasangan paku bumi atau tiang pancang. "Dimana sebelumnya kita sudah membuat saluran drainase menggunakan box culvert yang total panjang kiri kanannya ada sekitar 100 meteran. Kemudian sudah pelebaran jalan," bebernya.
Baca juga : Tak Terapkan Protokol Kesehatan Objek Wisata Bisa Ditutup
Menurutnya, dengan kondisi cuaca saat ini yang memasuki musim kemarau akan mempermudah dan mempercepat proses pembangunan flyover tersebut. "Kita harapkan jika tidak ada hujan pekerjaan bisa melebihi dari ekspektasi kita, karena dalam membangun inprastruktir itu kendalanya sendiri adalah hujan," tutupnya. (*)
Berita Lainnya
-
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Selasa, 30 Juni 2026 -
Tempat Strategis hingga SPKLU Lounge PLN, Ini 5 SPKLU Non Tol yang Paling Banyak Dipilih Pengguna Kendaraan Listrik di Lampung
Selasa, 30 Juni 2026 -
Nanda Indira Buka Suara Soal Tas Mewah: Ada yang Dicicil hingga Hadiah dari Keluarga
Selasa, 30 Juni 2026 -
Insan PLN UID Lampung Berhasil Tekan Emisi hingga 5532 kgCO2e melalui Gerakan Clean Energy Day
Selasa, 30 Juni 2026








