KPK Supervisi Tunggakan Perkara Korupsi di Polda Lampung
Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menyambangi Markas Kepolisian Daerah (Polda) Lampung, Rabu (5/8/2020) siang.
Menurut informasi yang didapat Kupastuntas.co, kedatangan Tim KPK untuk melakukan supervisi terkait penanganan perkara tindak pidana korupsi yang ditangani Polda Lampung dan beberapa Polres.
Tak hanya melakukan supervisi, Ketua KPK RI Irjen Firli Bahuri, pun dikabarkan juga akan datang ke Lampung.
"Ya benar, ada Tim KPK tadi ke Mapolda, dalam rangka penguatan penanganan tindak pidana korupsi," singkat Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, saat dikonfirmasi Rabu (5/8/2020) sore.
Video : Cabuli Remaja Disabilitas Hingga Hamil 4 Bulan
Sementara itu, Juru Bicara KPK Bidang Pencegahan, Ipi Maryati Kuding, membenarkan adanya kedatangan KPK. "Ya benar, hari ini ada monitoring evaluasi oleh tim korsupgah KPK," kata dia.
"Rencananya besok (Kamis, 6/8/2020) atau hari Jumat (7/8/2020), Ketua KPK Irjen Firli Bahuri, akan datang di kantor Gubernur," jelasnya.
Baca juga : Tim Gabungan Rapid Test Puluhan Pengendara di Tugu Adipura
Menurutnya, agenda lembaga anti rasuah tersebut di Lampung yakni monev dan koordinasi teknis terkait perencanaan dan penganggaran, pengadaan serta perijinan di dua pemda Provinsi Lampung dan Kota Bandar Lampung.
"Akan ada arahan dari Ketua KPK terkait progres capaian pencegahan korupsi di Provinsi Lampung. Selain itu, direncanakan akan ada penyerahan secara simbolis sertifikat aset daerah dari Kakanwil BPN ke Gubernur Lampung," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Selasa, 30 Juni 2026 -
Tempat Strategis hingga SPKLU Lounge PLN, Ini 5 SPKLU Non Tol yang Paling Banyak Dipilih Pengguna Kendaraan Listrik di Lampung
Selasa, 30 Juni 2026 -
Nanda Indira Buka Suara Soal Tas Mewah: Ada yang Dicicil hingga Hadiah dari Keluarga
Selasa, 30 Juni 2026 -
Insan PLN UID Lampung Berhasil Tekan Emisi hingga 5532 kgCO2e melalui Gerakan Clean Energy Day
Selasa, 30 Juni 2026








