• Selasa, 29 September 2020

Sistem Buka Tutup, Jalinbar Tanggamus-Pesibar Sudah Bisa Dilewati

Kamis, 06 Agustus 2020 - 13.18 WIB
28

Kondisi Jalibar Tanggamus-Pesibar dengan sistem buka tutup. Foto: Sayuti/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tanggamus - Jalur lintas barat (Jalinbar) Tanggamus - Pesisir Barat - Bengkulu kembali bisa dilalui kendaraan dengan sistem buka tutup, setelah sempat lumpuh total akibat banjir bandang dan longsor di Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus.

Baca Juga: Jalinbar Tanggamus-Pesibar Terputus Akibat Banjir

Sejak Rabu (5/8/2020) pagi, petugas gabungan dibantu empat alat berat telah melakukan upaya pembersihan badan jalan dari material banjir dan longsor di 7 titik, masing-masing 6  titik di Pekon Way Kerap, dan satu titik di Pekon Sedayu.

"Rabu malam tadi sudah bisa dilalui semua kendaraan, baik besar maupun kecil termasuk bus, meski masih sistem buka-tutup," kata Kabid Kedaruratan BPBD Tanggamus, Mansyur kepada Kupastuntas.co, Kamis (6/8/2020).

Dikatakannya, Jalinbar di Semaka sudah bisa dilalui kendaraan sejak Rabu sore, tetapi hanya untuk mobil pribadi dan truk, sementara mobil besar dan bus menunggu di kantong parkir.

"Kalau rabu sore itu masih ada pengerjaan pembersihan material banjir dan longsor di depan balai Pekon Way Kerap. Jadi hanya mobil kecil saja yang bisa lewat," ujar Mansyur.

Mansyur mengatakan, memang yang menjadi fokus utama pasca banjir dan longsor adalah membuka jalan nasional dari timbunan material dan keselamatan warga. Dimana proses pembersihan material yang menumpuk di jalan tersebut terus berlangsung menggunakan empat unit eksavator.

Baca Juga: Ratusan Rumah dan Satu Masjid di Semaka Rusak Diterjang Banjir

"Dari kemarin kita terus membersihkan material banjir dan longsor menggunakan empat unit eksavator di jalan nasional, agar arus lalu lintas kembali lancar. Dan sore kemaren ditambah satu buldozer dan dua dump truk, sehingga proses pembersihan cukup lancar," terangnya.

"Ada sejumlah tanggul yang kita perbaiki. Karena jebolnya tanggul ini diduga menjadi satu penyebab banjir melanda permukiman," ujar Mansyur.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Tanggamus, Iptu Rudi, S. mengatakan, terbukanya jalur lalu lintas di Semaka ini dikarenakan jumlah alat berat yang diturunkan membersihkan sedimentasi material banjir dan longsor, cukupi memadai.

Baca Juga: Polres Tanggamus Bantu Bersihkan Material Banjir di Semaka

"Ada empat eksavator, satu unit buldozer dan dua unit dump truk yang diterjunkan, makanya pembersihan material cepat selesai. Rabu sore, secara bergantian kendaraan jenis truk, minibus sudah dibolehkan lewat jalinbar," kata Rudi.

Meski jalan sudah terbuka, Rudi menghimbau kendaraan harus hati-hati, karena ada pekerjaan lanjutan berupa pembersihan lumpur, sehingga jalan masih sangat licin. "Agar pengguna jalan berhati-hati saat melintasi penggal jalan yang masih berlumpur sebab kondisinya licin," katanya. (*)