Warga Bandar Lampung Harap Dana BOS Bisa Buat Beli Kuota Internet
Anggota DPRD Bandar Lampung dari Dapil II, Aderly Imelia Sari, saat melakukan Reses, Rabu (19/8/2020). Foto: Wanda/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Sejumlah permasalahan muncul ketika siswa dipaksa harus belajar secara daring atau online di masa pandemi Covid-19, dari tidak adanya jaringan internet di lokasi tempat tinggalnya hingga permasalahan biaya untuk membeli kuota internet dan gawai (gadget).
Hal itulah yang dikeluhkan oleh sejumlah warga di berbagai kecamatan saat anggota DPRD Bandar Lampung mengadakan agenda penjaringan aspirasi masyarakat (Reses), seperti anggota DPRD Bandar Lampung dari Dapil II, Aderly Imelia Sari dan Anggota DPRD Bandar Lampung Dapil I, Dedi Yuginta, Rabu (19/8/2020).
Susanti, warga Kampung Tua, Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, mengaku kesulitan membeli kuota internet untuk menunjang belajar online anaknya. "Pembelajaran secara daring ini bikin kami pusing pak, karena kesusahan membeli kuota,” ujar Susanti saat mencurahkan permasalahan kepada Anggota DPRD Aderly.
Susanti mewakili orang tua di Kelurahan tersebut mengatakan, selain kuota internet, ada yang sampai saat ini orang tua siswa tak punya handphone android. "Jadinya banyak siswa yang tidak sekolah daring pak, gara-gara tak mempunyai handpone,”ungkapnya.
Ia mengusulkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung agar dana BOS bisa digunakan untuk membeli gadget dan kuota internet untuk siswa. "Kalau memang dibutuhkan, siswa diberikan gadget untuk sarana belajar dari rumah. Dana dari mana? Kalau itu masuk Dana BOS saja pak, jadi selain keperluan sekolah, ya tambahkan saja dananya untuk pembelian kuota internet dan handphone siswa,” jelasnya.
Sementara Anggota DPRD, Aderly mengatakan, keluhan orang tua ini akan dibahas di DPRD melalui Komisi IV. "Akan kami rapatkan dan kami akan bahas bersama Disdik Bandar Lampung ," katanya.
Dengan Disdik Bandar Lampung akan dibahas terkait dengan penyaluran BOS tersebut. "Semoga diharapkan aspriasi warga ini bisa terpenuhi," ujar Aderly.
Kantor DPD Gerindra Bandar Lampung membuka pintu untuk siswa dan wali murid yang ingin belajar Daring. "Kami memberikan WiFi gratis kepada mereka," tandas Aderly. (*)
Berita Lainnya
-
Dana PKB dan BBNKB Rp235 Miliar, Alokasi Jalan di Bandar Lampung 44,5 Persen
Senin, 04 Mei 2026 -
Azana Boutique Hotel Lampung Dukung Penuh Event Muli Mekhanai Bandar Lampung 2026
Senin, 04 Mei 2026 -
Isu BK DPRD Lampung Rekomendasikan Andy Robi Dinonaktifkan, Syafi’i: Hanya Rapat Rutin
Senin, 04 Mei 2026 -
Soal Rekomendasi Andy Robi Dinonaktifkan, BK DPRD Lampung: Tunggu Keputusan Pimpinan
Senin, 04 Mei 2026








