Satu Sekolah di Way Tenong Lambar Kembali Diliburkan
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Barat, Ahmad Sukri. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Setelah adanya warga kelurahan Pajar Bulan, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat yang terkonfirmasi Covid-19, SDN 1 dan 2 Way Tenong diliburkan. Namun saat ini SMPN 1 Way Tenong juga ikut diliburkan.
Baca Juga: Setelah Jalani Rapid Test, Dua Sekolah di Lambar Diliburkan
Sekretaris dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat, Ahmad Sukri dikonfirmasi melalui sambungan selulernya mengaku bahwa khusus untuk kedua SD tersebut hingga saat ini belum bisa dipastikan kapan bisa KBM tatap muka kembali.
"Yang jelas kita masih menunggu sampai kedua sekolah tersebut siap melakukan KBM tatap muka. Dan menunggu hasil dari dinas kesehatan bahwa satu siswa yang postif itu sembuh," ungkapnya, Rabu (2/8/20).
Selain itu tambah Sukri, SMPN 1 Way tenong juga saat ini tidak melakukan KBM tatap muka dan itu permintaan mereka sendiri untuk mengantisipasi mengingat lokasi sekolah tidak jauh dari kedua SD tersebut.
"Jadi SMPN 1 Way Tenong ini mengajukan dengan kita bahwa mereka ingin KBM melalui Daring seperti biasa untuk satu minggu ini sebagai upaya mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," jelas Sukri.
Sukri mengaku, ketiga sekolah tersebut sudah dilakukan penyemprotan Disinfektan bahkan nanti ketika akan dimulai lagi KBM tatap muka dilakukan penyemprotan ulang.
"Tidak hanya sekolah yang melakukan penyemprotan Disinfektan, karena pak bupati sudah memerintahkan kepada Camat dan jajaran untuk melakukan penyemprotan massal di Kecamatan Way Tenong dan Sumber Jaya," tandas Sukri. (*)
Berita Lainnya
-
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolres Lambar: Profesionalisme dan Pelayanan Jadi Prioritas Polri
Rabu, 01 Juli 2026 -
Parosil Dorong ASN Pemkab Lampung Barat Jadi Investor Pasar Modal
Selasa, 30 Juni 2026 -
Proyek Panas Bumi PT Star Energy di Lambar Dikeluhkan, Debu dan Jalan Rusak
Selasa, 30 Juni 2026 -
Antrean Panjang di Dua SPBU Lampung Barat Ganggu Lalu Lintas, Warga Minta Ditertibkan
Jumat, 26 Juni 2026








