Meski Zona Oranye, KBM Tatap Muka di Lambar Masih Berlangsung
Sekretaris gugus tugas Lampung Barat, maidar. Foto: Iwan/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Meskipun dua pekan terakhir ini terjadi 7 kasus terkonfirmasi Covid-19 yang 1 diantaranya merupakan guru di SMPN 2 Way Tenong dan 1 siswa di SD Way Tenong, namun Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di Kabupaten Lampung Barat masih terus dilakukan.
Hingga saat ini yang sudah diliburkan hanya 3 sekolah yakni SPN 2 Way Tenong tempat guru tersebut mengajar, SDN 1 dan 2 Way Tenong yang merupakan tempat siswa terkonfirmasi sekolah.
Dengan ditetapkannya Lampung Barat zona oranye penyebaran virus corona, sekretaris gugus tugas Lampung Barat yang juga kepala BPBD setempat, Maidar mengatakan belum bisa memastikan apakah KBM tatap muka akan terus dilakukan atau justru diberhentikan.
"Kita belum melakukan rapat, tapi nanti kita akan membahas apakah KBM tatap muka terus dilanjut atau kembali ke Daring. Yang jelas , sekolah masih tatap muka karena belum ada instruksi," kata Maidar, Rabu (9/9/20).
Namun jelas Maidar, pada prinsif nya semua kita serahkan dengan masing-masing sekolah, artinya tergantung dengan kesiapan sekolah karena merekalah yang lebih mengetahui situasi di lingkungan sekolah nya masing-masing.
"Gugus tugas menginstruksikan apabila KBM akan dilakukan secara Daring kembali, tapi untuk saat ini masih berjalan seperti biasa. Sekali lagi kebijakan ada pada sekolah, jika ada yang mau mengusulkan untuk dilakukan Daring itu sah-sah saja tidak ada larangan apalagi kalau memang situasi di sekolah tersebut belum memungkinkan," jelasnya.
Intinya lanjut Maidar, apapun kondisinya protokol kesehatan harus tetap dijalankan tanpa terkecuali. Semua sekolah diwajibkan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran pemerintah dan KBM tatap muka harus sesuai SOP yang sudah ditentukan.
"Mereka (Pihak Sekolah) sudah menyiapkan tempat mencuci tangan dan masker untuk seluruh peserta didik. Orang tua wali murid pun sudah kita imbau untuk melapor apabila ada siswa yang habis bepergian keluar daerah untuk dilakukan pengecekan, karena semua yang terkonfirmasi merupakan klaster luar daerah," tutupnya. (*)
Video KUPAS TV : Pakai Pengeras Suara, Polisi dan TNI Keliling Pasar Sampaikan Imbauan Protokol Kesehatan
Berita Lainnya
-
Sidang Lanjutan Kasus Ganja 987 Gram di PN Liwa, Terdakwa Mengaku Dijebak
Rabu, 13 Mei 2026 -
Dikeluhkan Warga, Camat BNS Pastikan Sanitasi di Sukajadi Segera Diperbaiki
Selasa, 12 Mei 2026 -
Sampah Lampung Barat Tembus 127 Ton per Hari, Sebagian Besar Belum Tertangani
Selasa, 12 Mei 2026 -
Proyek Sanitasi di BNS Lambar Diduga Asal Jadi, Warga Keluhkan Air Mati dan Tak Ada Septic Tank
Selasa, 12 Mei 2026








