• Jumat, 23 Oktober 2020

Pangdam II/Sriwijaya Kunjungan Kerja dan Bakti Sosial di Tubaba

Jumat, 18 September 2020 - 23.29 WIB
90

Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Agus Suhardi dan Ketua Persit KCK Daerah II/Sriwijaya beserta rombongan dari Makodim 0412/LU, foto bersama saat lakukan Kunker di Tubaba, Jumat (18/9/2020).

Kupastuntas.co, Tulang Bawang Barat - Pangdam II/Sriwijaya, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Agus Suhardi dan Ketua Persit KCK Daerah II/Sriwijaya beserta rombongan dari Makodim 0412/LU, lakukan kunjungan kerja (Kunker) dan bakti sosial (Baksos) di kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Jumat (18/9/2020).

Kedatangan Pangdam II/Sriwijaya beserta rombongan langsung disambut oleh Unsur Forkopimda dengan Prosesi Pengalungan Selendang Tapis dan Pemberian Bunga ke Ketua Persit KCK Daerah II/Sriwijaya. Dilanjutkan dengan  melaksanakan kegiatan Jumat Berkah Baksos pembagian sembako dengan  Tema 'Bersama Lawan Covid-19 Terus Kita Bangun Kesadaran dan Kepedulian Sosial' di Balai atau Tumah Adat Sesat Agung  Komplek Islamic Center.

Dalam kegiatan Baksos, Mayjen TNI Agus Suhardi mengungkapkan permohonan maaf karena datang terlambat ke Tubaba dikarenakan adanya hal kegiatan di Kodim Lampung Utara.

Pangdam II/Sriwijaya menuturkan, sejak bulan Februari sampai saat ini kita dilanda wabah Covid-19 yang dampaknya sangat terasa, terutama di dalam perekonomian negara. Bahkan sampai negara maju seperti negara Israel juga merasakan dampaknya.

"Kami Keluarga Besar Kodam II/Sriwijaya beserta Pemerintah Kabupaten Tubaba memberikan sedikit Bantuan untuk meringankan beban masyarakat," ujar Mayjen TNI Agus Suhardi.

Dalam Kunker Pangdam II/Sriwijaya, Bupati Tubaba, Umar Ahmad, melakukan Sharring dan pengenalan konsep pembangunan di Tubaba.

"Mengingatkan tentang falsafah Nenemo artinya Nemen (bekerja keras) Nedes (tahan) banting, pantang menyerah) Nerimo (ikhlas), yang harus menjadi prinsip dan ciri masyarakat Tubaba," kata Bupati.

Nenemo itulah yang menjadi ciri khas dan membedakan masyarakat Tubaba dengan masyarakat dari luar Tubaba.

"Tubaba bukan hanya singkatan Tulang Bawang Barat, tapi Tubaba adalah masa depan Tulang Bawang Barat. Ciri-cirinya adalah ketika prinsip Nemen, Nedes, Nerimo sudah melekat pada diri masyarakat Tubaba dan menjadi semangat kita bersama dalam memajukan bumi Ragem Sai Mangi Wawai", lanjutnya.

Bupati Tubaba juga Berharap dengan usia 11 tahun,  Kabupaten Tubaba sangat berkeinginan untuk ada pembangunan Kodim di wilayah Tubaba guna mendukung kemajuan Tubaba kedepannya.

"Kami Pemkab Tubaba siap menyiapkan lahan demi terbentuknya Kodim di Tubaba serta adanya wacana dari PT Pindad yang mencari lahan untuk mengembangkan Produksi Pindad. Maka kami di Tubaba akan mendukung sepenuhnya wacana tersebut," pungkasnya. (*)