Bantuan Sembako Pemkab Lamteng Diduga Dimanfaatkan Oknum Mengatasnamakan Partai
Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto. Foto: Towo/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Tengah - Bantuan sembako berupa beras dan telur yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Tengah (Lamteng), untuk warga yang terdampak Covid-19, diduga dimanfaatkan oknum dengan mengatas-namakan partai dan calon Bupati.
Hal itu terungkap setelah ada masyarakat yang melaporkan ke Bupati Lamteng, Loekman Djoyosoemarto.
Mendengar hal tersebut, Bupati Loekman menegaskan, bantuan yang diberikan pemerintah bukan berasal dari partai.
"Bantuan berupa beras lima kilo dan telur satu kilo itu bersumber dari APBD. Ini akan menjadi bias karena kalo atas nama partai akan menjadi masalah," tegas Bupati.
Baca juga : Bupati Loekman: Saya Akan Bekerja Maksimal untuk Memajukan Pertanian Lamteng
Tak hanya itu, Bupati juga mengingatkan bahwa penyaluran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) itu juga bukan dari partai. Semua itu, usulan dari Pemerintah Daerah bukan partai. Sebab, saat ini ada laporan bantuan yang ditemukan mengatas-namakan partai.
Pemerintah kabupaten telah menyalurkan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Mekanismenya melalui gugus tugas Pemerintah Daerah ke Pemerintah tingkat Kecamatan dan ke tingkat Kampung.
Bupati mengimbau, jika ada stiker partai atau salah satu calon di dalam bantuan beras segera laporkan.
"Jika ada oknum terkait masalah ini, Pemerintah Daerah akan melaporkan ke pihak berwajib. Untuk usulan UMKM baru tidak akan dilayani, data yang lama yang mendapat bantuan. Semua data dari Pemerintah Daerah," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : PEMERINTAH KABUPATEN TANGGAMUS KEMBALI MENGELUARKAN KEBIJAKAN BARU SEIRING MENINGKATNYA COVID-19
Berita Lainnya
-
Razia Balap Liar, Polres Lampung Tengah Amankan Puluhan Pemuda dan 8 Mobil
Senin, 01 April 2024 -
Tersengat Listrik Saat Pasang Tiang Lampu Jalan, 1 Tewas 3 Luka Bakar di Lamteng
Minggu, 31 Maret 2024 -
Terpeleset ke Irigasi Saat Berangkat Ngaji, Seorang Bocah di Lamteng Tewas Tenggelam
Minggu, 31 Maret 2024 -
Modus Cetak Kuitansi Palsu, Pria di Lamteng Bawa Kabur Uang Perusahaan Puluhan Juta
Sabtu, 30 Maret 2024



