• Kamis, 29 Oktober 2020

Bupati Raden Adipati: Perbaiki Pelayanan Publik dengan Merubah Mindset ASN

Minggu, 20 September 2020 - 14.40 WIB
158

Bupati Way Kanan, Adipati Surya saat menjadi narasumber dalam program acara Kupas Podcast di Studio Podcast Kupas Tuntas, Minggu (20/9/2020). Foto: luky/Kupastuntas.co

Bandar Lampung, kupastuntas.co - Perbaikan pelayanan publik menjadi salah satu fokus dalam program Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya sejak awal menjabat hingga memasuki hampir lima tahun ini.

Saat menjadi narasumber dalam program acara Kupas Podcast di Studio Podcast Kupas Tuntas, Minggu (20/9), Raden Adipati Surya membagikan ceritanya selama memimpin Kabupaten Way Kanan.

Menurut Raden Adipati, mindset para aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Way Kanan harus dirubah, dari sebelumnya merasa dilayani menjadi melayani masyarakat.

Ia menganggap hal tersebut dapat berhasil dilakukan di lingkungan pemerintah kabupaten setempat. Dimana terbukti saat ini penilaian standar pelayanan publik oleh Ombudsman RI terhadap Pemkab Way Kanan telah mendapat zona hijau.

Sebab dikatakan dia, sebaik apapun program yang dibuat namun jika ASN-nya kita tidak baik, maka program tersebut tak akan bisa terlaksana. Oleh karenanya perubahan mindset menjadi hal yang penting.  

“Sebelum saya menjabat, belum pernah dilakukan penilaian pelayanan publik. Ketika saya masuk di tahun 2016 langsung dilakukan penilaian oleh Ombudsman dan ternyata di 2016 sampai 2017 Way Kanan itu masuk zona merah pelayanan publik, 2018 masuk zona kuning, dan alhamdulillah sekarang standar pelayanan publik kita di zona hijau. Bahkan kita mendapat peringkat keempat se-nasional untuk pelayanan publik,” jelas Raden Adipati.

Beberapa pelayanan publik yang ia contohkan dalam merubah mindset ASN dari sifatnya dilayani menjadi melayani, yakni pelayanan kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP) mobile setiap hari. Selanjutnya pelayanan perizinan juga langsung mendatangi pihak UMKM. 

“Dulu ada sistem, kalau bisa dilamain kenapa dipercepat, sekarang harus dirubah. Waktu itu kita manfaatkan betul , bahkan kita melakukan pelayanan publik dengan jemput bola," ucapnya.

"Tentu jangan lupa integritas mereka, persoalan tentang biaya, tidak ada kita menekankan biaya ke masyarakat kecuali itu sudah diatur di undang-undang. Yang terberat merubah pola pikir ASN kita, dari biasa dilayani menjadi melayani,” jelasnya. (*)

Video KUPAS TV : SEMARAK HUT KUPASTUNTAS.CO KE-8. BERBAGI KASIH KE PANTI ASUHAN DAN BAGIKAN MASKER KEPADA WARGA