• Jumat, 23 Oktober 2020

Tim RPU TNWK Turut Bantu Cari Gajah yang Hilang Sejak Agustus 2019

Kamis, 24 September 2020 - 19.07 WIB
57

Dokumen foto Gajah Jinak bernama Renggo, yang hilang dari kandang sejak Agustus 2019. Foto: Agus/Kupastuntas.co 

Kupastuntas.co, Lampung Timur - Tim Rinho Protection Unit (RPU) Taman Nasional Way Kambas (TNWK) meskipun tidak pernah diberi tahu oleh pihak Balai TNWK terkait hilangnya Gajah jinak setempat, RPU tetap turut membantu pencarian gajah jantan dimaksud yang hilang sejak Agustus 2019 silam.

Koordinator RPU Rahman saat dikonfirmasi Kupastuntas.co, Kamis (24/9/2020) mengaku dirinya mengetahui hilangnya gajah jinak bernama Renggo justru dari pihak kepolisian, bukan dari pihak Balai TNWK.

"Memang penanganan kami khusus soal Badak, tapi juga perhatian dengan satwa lainnya seperti Gajah," ujar Rahman.

"Namun RPU setiap melakukan patroli ke dalam hutan TNWK, belum pernah menemui keberadaan gajah Renggo," timpalnya.

Baca juga : Alat Perburuan Jerat Seling Masih Banyak Ditemukan di TNWK

Pada Agustus 2019 silam pihak ERU pernah meminjam kapal kepada RPU untuk digunakan memasang GPS Color. "Namun pak Nazar sebagai koordinator ERU tidak bilang kalau ada gajah hilang," terang Rahman.

Sementara Kepala Balai TNWK, Subakir mengatakan, gajah jinak berjenis kelamin jantan yang lepas dari kandangnya diklaim tidak hilang, namun berada dalam alam liar.

"Gajah hilang dari kandang dan berada di alam liar itu bukan hilang, tapi kembali ke habitatnya," tegas Subakir.

Subakir justru menegaskan semua gajah jinak yang ada di Pusat Latihan Gajah (PLG) dan yang ada pihak ERU nantinya akan dilepas-liarkan ke alam. Artinya tidak selamanya di kandang.

Data yang didapat Kupastuntas.co, gajah jinak yang ada di PLG sampai saat ini sebanyak 37 ekor dan yang dikelola ERU 27 ekor.

Baca juga : Lima Bulan Terakhir, TNWK Terima Kiriman 44 Ekor Buaya

Koordinator PLG, Devi mengatakan, ERU mengendalikan 27 ekor gajah jinak digunakan untuk menghalau gajah liar yang mencoba keluar dari hutan. Selain itu juga digunakan sebagai transportasi patroli. "Total gajah jinak di TNWK 64 ekor," terang Devi. (*)


Video KUPAS TV : Cuaca Buruk, Hasil Tangkapan Nelayan Pulau Pasaran Turun Drastis