Sempat Terkendala Operator, kini Ratusan Lampu Hiasi Menara Masjid Al Furqon
Kabid Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas PU Bandar Lampung, Basuni Ahyar saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (5/8/2020). Foto: Wanda/kupastuntas.co
Bandar Lampung, Kupastuntas.co - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung kini telah merampungkan pembangunan menara masjid Al Furqon. Kini ratusan lampu telah menghiasi menara setinggi 114 meter tersebut pada malam hari .
Kabid Penerangan Jalan Umum (PJU) Dinas PU Bandar Lampung, Basuni Ahyar mengatakan, lampu hias telah terpasang sejak pertengahan bulan September lalu dengan anggaran keseluruhan sebesar Rp 1,4 miliar.
"Anggaran tersebut untuk pembelian lampu sebesar 1,2 miliar dan sisanya adalah pemasangan serta pemeliharaan sirene dan toa menara ,"ujar Basuni saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (5/8/2020).
Ia menjelaskan, kini menara masjid tersebut telah terpasang 32 lampu dengan daya 60 Watt, empat lampu dengan daya 100 Watt, 8 lampu dengan daya 36 Watt , serta 67 lampu hias lainnya .
"Dengan ratusan lampu yang mengelilingi menara, kini pada malam hari, menara tersebut terlihat indah, dan menjadi daya tarik masyarakat," ungkapnya.
Basuni mengatakan, pihaknya mengerjakan pemasangan tersebut selama tiga bulan, namun sempat menjadi kendala , karena operator untuk menyalakan lampu hias tersebut memang harus teknisi pembuatnya yakni perusahaan Panasonic yang bertempat di Surabaya.
"Kami mendatangkan dulu dua operator dari Surabaya tersebut, kendalanya karena Covid-19 dan Surabaya adalah zona hitam, sehingga penyalaan lampu hias sempat terkendala, namun kini menara tersebut terlihat terang dan menarik pada malam hari,"tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : Melihat Usaha Ecoprint, Pembuatan Motif dan Pewarna Pakaian Menggunakan Daun
Berita Lainnya
-
Pemprov Lampung Salurkan Santunan Rp 10 Juta untuk Keluarga Korban Kebakaran Terra Drone
Jumat, 13 Maret 2026 -
Pemudik Bisa Pantau Jalur Mudik di Lampung dari HP, Ini Caranya
Jumat, 13 Maret 2026 -
Ratusan Warga Serbu Takjil Gratis di Mahan Agung Lampung
Jumat, 13 Maret 2026 -
Kenaikan Tarif Bus Lebaran Non-Ekonomi Dibatasi Maksimal 20 Persen
Jumat, 13 Maret 2026



