Massa Aksi Ricuh, Petugas Tembakkan Gas Air Mata
Penembakan gas air matta terhadap massa aksi tolak UU Omnibus Law di DPRD Provinsi Lampung, Rabu (7/10/2020). Foto: Sule/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Tak kunjung ditemui Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung, aksi Aliansi Lampung Memanggil berujung ricuh.
Baca juga : Massa Aksi Mulai Bakar Ban dan Nyalakan Kembang Api
Dimana massa aksi yang terdiri dari Mahasiswa, Buruh, Organisasi Pemuda dan pelajar meringsek masuk, sehingga hasil saling dorong dan lempar botol minuman tak bisa dihindarkan hingga akhirnya polisi menembakan gas air mata.
Kericuhan tersebut tersulut lantaraan ketua DPRD Lampung Mingrum Gumai tak kunjungi para massa aksi yang sejak pagi telah menggelar aksi dei halaman kantor DPRD Lampung, Rabu (07/10/2020).
Diketahui aksi ini menolak atas disahkannya RUU Cipta Kerja yang disahkan oleh DPR RI pada Senin (05/10/2020) lalu. (*)
Video KUPAS TV : Menyamar Jadi Petugas Telkom, Komplotan Pencuri Tiang Telkom Diringkus Saat Beraksi!
Berita Lainnya
-
Selat Sunda Dijaga Ketat Saat Mudik, Polda Lampung Antisipasi Penyelundupan Narkotika
Jumat, 13 Maret 2026 -
Tambang Emas Ilegal Juga Ditemukan di Hutan Register 19 Pesawaran
Jumat, 13 Maret 2026 -
Dokter hingga Bidan Siaga di Pos Pengamanan Mudik Bandar Lampung
Jumat, 13 Maret 2026 -
Termasuk Lampung, BMKG Ingatkan Waspada Banjir Rob Selama Libur Lebaran di Sejumlah Wilayah Indonesia
Jumat, 13 Maret 2026



