Massa Orasi Tolak Omnibuslaw Bersitegang Dengan Aparat, Beberapa Orang Luka-luka
Massa aksi yang adu pukul dengan petugas yang berjaga. Foto: Sulaiman/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Ribuan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Lampung Memanggil yang melakukan aksi demo sebagai bentuk penolakan terhadap Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja berakhir ricuh.
Ribuan massa aksi yang didominasi oleh mahasiswa ini merengsek masuk ke dalam kantor DPRD dan sempat adu pukul dengan petugas yang berjaga.
Baca juga : Tunggu Ditemui Anggota DPRD, Perwakilan Massa Aksi: Jangan Sampai Kami Terobos Masuk
Pantauan Kupastuntas.co ada beberapa oknum yang diduga sebagai profokator sudah diamankan oleh petugas kepolisian.
Selain itu, terdapat dua ambulans yang memasuki lokasi orasi dan melarikan beberapa orang ke pelayanan kesehatan terdekat. Sampai saat ini, polisi terus memukul mundur massa orasi. (*)
Video KUPAS TV : Puluhan Rumah Warga di Kecamatan Panjang Tertimbun Longsor Akibat Proyek Perumahan di Atas Bukit
Berita Lainnya
-
Sidang Sengketa Tanah Gotong Royong Bandar Lampung, Mantan Lurah Akui Tandatangani Sporadik Tanpa Cek Lokasi
Selasa, 05 Mei 2026 -
Respon Keluhan Warga, BBWS Percepat Perbaikan Irigasi Gantung di Rawajitu
Selasa, 05 Mei 2026 -
Ceremony Pelepasan Ekspor Perdana Tepung Tapioka ke Tiongkok Melalui Pelabuhan Regional 2 Panjang
Selasa, 05 Mei 2026 -
Aliansi Lampung Melawan Gelar Aksi 'Pendidikan Suram', Sampaikan 12 Tuntutan ke DPRD
Selasa, 05 Mei 2026








