Debat Kandidat Pilwakot Bandar Lampung, Yusuf Kohar Fokus Kesejahteraan Guru Honorer
Ketua Tim Pemenangan Yutuber, Budiman AS. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Calon Walikota Bandar Lampung nomor urut 02, M. Yusuf Kohar melalui Ketua Tim Pemenangan, Budiman AS, menyatakan siap beradu gagasan dalam debat kandidat yang akan digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bandar Lampung pada Rabu (14/10/2020) besok.
Budiman mengungkapkan, salah satu fokus dalam visi dan misi pasangan calon Yusuf Kohar-Tulus Purnomo yang diusung pada debat kandidat nanti adalah terkait kesejahteraan guru honorer.
"Kita akan perjuangkan kesejahteraan gaji guru honorer. Selama ini kita prihatin dengan nasib guru honor,” ujar Budiman, kepada Kupastuntas.co, Selasa (13/10/2020).
Baca juga : Debat Kandidat Besok, Rycko Akan Fokus Isu Lingkungan dan Daerah Pesisir
Budiman melanjutkan, selain itu visi dan misi lainnya yakni peningkatan kemandirian ekonomi daerah, sehingga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah.
"Berkurangnya angka pengangguran, peningkatan ekonomi kreatif, menjadi tujuan pariwisata, ekonomi dan budaya. Juga pemberdayaan UMKM, peningkatan infrastruktur, pendidikan, ramah lingkungan, SDM yang sehat jasmani dan rohani,” bebernya.
Baca juga : Debat Kandidat Pilwakot Bandar Lampung, Akademisi: Berargumenlah Dengan Data
Dikatakannya, debat kandidat merupakan adu gagasan, bukan menjadi ajang untuk mencari kesalahan orang, kelemahan orang.
Pihaknya juga sudah mempersiapkan data-data yang akan ditampilkan saat debat kandidat bahkan melalui audio visual. (*)
Video KUPAS TV : Herman HN Tolak Surati Presiden Untuk Batalkan Omnibus Law Cipta Kerja
Berita Lainnya
-
Prakiraan Cuaca Lampung Senin 05 Januari 2026: Waspada Hujan Lebat Disertai Petir
Senin, 05 Januari 2026 -
PAD Lampung Tak Capai Target, Kontraktor Alami Tunda Bayar, Slamet: Penyebab Utama PKB Turun Signifikan
Senin, 05 Januari 2026 -
Tahun 2025, Sebanyak 24.175 Warga Lampung Jadi Pekerja Migran
Minggu, 04 Januari 2026 -
Kado Anak Magang hingga Parfum, KPK Catat 5.020 Laporan Gratifikasi Sepanjang 2025
Minggu, 04 Januari 2026









