• Jumat, 27 November 2020

Penderita Penyakit Pembekuan dan Penyumbatan Darah di Otak Warga Pesibar Butuh Bantuan Dermawan

Selasa, 20 Oktober 2020 - 15.12 WIB
47

Kondisi Celsi, saat dirawat di i RSUD LIWA kabupaten Lampung Barat butuh bantuan. Foto: Ist.

Pesisir Barat, Kupastuntas.co - Celsi (6) anak dari pasangan Burhanudin dan Nur asia, warga dusun Way Kunjir, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, penderita penyakit pembekuan dan penyumbatan darah di otak sebelah kanan membutuhkan uluran tangan dari para darmawan.

Pasalnya, Celsi belum masuk dalam kepesertaan BPJS Kesehatan, karena masih terbentur biaya operasional dan biaya pengobatan.

Saat di hubungi Via telepon oleh kupastuntas.co, burhanudin membenarkan anaknya memang lagi sakit pembekuan dan penyumbatan darah di otak sebelah kanan. dan sekarang masih dirawat di RSUD Liwa.

Burhanudin menjelaskan, mulanya celsi kena kejang demam atau step, hingga sampai terkena penyakit pembekuan dan penyumbatan darah di otak sebelah kanan.

Lanjutnya,  Celsi sempat di rawat di puskesmas Pesisir Tengah selama 3 hari, karena tidak ada perubahan akhirnya di rujuk ke RSUD Liwa. 

"Sekarang Celsi sudah di rawat sekitar 7 hari di Rsud namun sampai saat ini belum menunjukan perubahan yang lebih baik,"katanya.

"Saat ini kondisi celsi masih koma belum sadarkan diri, dan sekarang baru di rawat di ruang anak. Belum bisa dilakukan operasi karena terbentur oleh dana. Baru seminggu kita sudah menelan biaya sebesar Rp. 5.000.000, Itu baru cuman obat. belum biaya operasi," jelasnya.

Terakhir, Burhan berharap para darmawan ataupun pemerintah setempat bisa membantu biaya pengobatan Celsi, karena celsi belum terdaftar di BPJS Kesehatan. (*)