Penderita Penyakit Pembekuan dan Penyumbatan Darah di Otak Warga Pesibar Butuh Bantuan Dermawan
Kondisi Celsi, saat dirawat di i RSUD LIWA kabupaten Lampung Barat butuh bantuan. Foto: Ist.
Pesisir Barat, Kupastuntas.co - Celsi (6) anak dari pasangan Burhanudin dan Nur asia, warga dusun Way Kunjir, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat, penderita penyakit pembekuan dan penyumbatan darah di otak sebelah kanan membutuhkan uluran tangan dari para darmawan.
Pasalnya, Celsi belum masuk dalam kepesertaan BPJS Kesehatan, karena masih terbentur biaya operasional dan biaya pengobatan.
Saat di hubungi Via telepon oleh kupastuntas.co, burhanudin membenarkan anaknya memang lagi sakit pembekuan dan penyumbatan darah di otak sebelah kanan. dan sekarang masih dirawat di RSUD Liwa.
Burhanudin menjelaskan, mulanya celsi kena kejang demam atau step, hingga sampai terkena penyakit pembekuan dan penyumbatan darah di otak sebelah kanan.
Lanjutnya, Celsi sempat di rawat di puskesmas Pesisir Tengah selama 3 hari, karena tidak ada perubahan akhirnya di rujuk ke RSUD Liwa.
"Sekarang Celsi sudah di rawat sekitar 7 hari di Rsud namun sampai saat ini belum menunjukan perubahan yang lebih baik,"katanya.
"Saat ini kondisi celsi masih koma belum sadarkan diri, dan sekarang baru di rawat di ruang anak. Belum bisa dilakukan operasi karena terbentur oleh dana. Baru seminggu kita sudah menelan biaya sebesar Rp. 5.000.000, Itu baru cuman obat. belum biaya operasi," jelasnya.
Terakhir, Burhan berharap para darmawan ataupun pemerintah setempat bisa membantu biaya pengobatan Celsi, karena celsi belum terdaftar di BPJS Kesehatan. (*)
Berita Lainnya
-
Satu Tahun Berlalu, Kasus Pembunuhan Kakak Beradik di Pesisir Barat Belum Juga Dilimpahkan ke Pengadilan
Kamis, 07 Mei 2026 -
Kabur Bawa Uang Sewa Alat Berat, Operator Excavator Asal Pesibar Ditangkap di Bekasi
Kamis, 30 April 2026 -
Dirbinmas Polda Lampung Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibmas dan Sosialisasikan Call Center 110 di Pesisir Barat
Selasa, 28 April 2026 -
Reses di Pesisir Barat, Sudin Ingatkan Bahaya Narkoba, Judol serta Pinjol
Selasa, 28 April 2026








