Mufti Tegaskan Berada di Sisi Buruh dan Mahasiswa Tolak Omnibus Law
Mufti saat membentangkan kaos bertuliskan penolakan terhadap Omnibus Law. Foto: Ist.
Metro, Kupastuntas.co - Calon Walikota Metro, Ahmad Mufti Salim Lc.MA menegaskan berada di sisi buruh dan mahasiswa.
Hal ini disampaikan Mufti usai mengikuti debat terbuka Calon Walikota Metro dengan tema "Memajukan Daerah dan Menyerasikan Pelaksanaan Pembangunan Daerah Kota dan Provinsi dengan Nasional" di Hotel Aidea, Senin (26/10/2020).
Dalam kesempatan itu, Mufti bahkan membentangkan kaos bertuliskan penolakan terhadap Omnibus Law yang beberapa pekan terakhir terjadi penolakan besar-besaran dari kaum buruh dan mahasiswa.
Oleh sebab itu, salah satu dari dua mercusuar program kerja Mufti Salim adalah pembukaan lapangan kerja dan peningkatan UMKM sesuai dengan visi dan misinya.
"Kita akan membuka 22 ribu lapangan kerja baru dengan konsep digital dikemas dalam Suka Sate. Oleh sebab itu, kita tegas menolak omnibus law," kata Mufti saat dikonfirmasi usai debat. (Rls)
Berita Lainnya
-
Tommy Gunawan: Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS Ancaman Serius bagi Demokrasi
Sabtu, 14 Maret 2026 -
Jelang Lebaran, Pemkot Metro Monitoring Harga dan Stok Pangan di Sejumlah Pasar
Jumat, 13 Maret 2026 -
Kisruh Anggaran Media Rp200 Juta di Metro, Rozi Fernando Desak APH Periksa Anggaran Diskominfotik
Jumat, 13 Maret 2026 -
Kritik Pinjaman ke Bank Lampung, Anggota DPRD Metro Siap Lepas Fasilitas Bantu Bayar Bunga
Kamis, 12 Maret 2026



