Disnaker Lampung Akan Kaji Kriteria Perusahaan yang Wajib Naikkan UMP 2021
Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Lukmansyah. Foto: Ria/Kupastuntas.co
Bandar Lampung, kupastuntas.co - Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, Lukmansyah mengatakan, jika pihaknya akan melakukan kajian bagi perusahaan yang terdampak dan tidak terdampak pandemi Covid-19.
"Kita akan buat kajian agar tepat sasaran. Secara umum yang terdampak bisa dari omzet penjualan, jumlah Produksi, pengurangan tenaga kerja atau dirumahkan, hingga kondisi keuangan perusahaan dan lainnya," katanya saat dimintai keterangan, Kamis (5/11/2020).
Menurut Lukman, jika perusahaan di Lampung tidak mengalami hal-hal seperti point tersebut maka perusahaan tersebut masuk kedalam kategori tidak terdampak pandemi. "Tapi kami masih melakukan kajian dahulu," tutupnya
Tindakan pengkajian tersebut dilakukan karena Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi resmi menandatangani Surat Keputusan (SK) Upah Minimum Provinsi (UMP) Lampung tahun 2021. Dimana UMP 2021 ditetapkan sebesar Rp.2.432.001,57 atau tidak mengalami kenaikan.
Namun dalam SK bernomor G/483/V.08/HK/ 2020 pada diktum kedua, bagi perusahaan yang tidak terdampak pandemi Covid-19 diwajibkan menaikkan upah sebesar 3,27 persen dari upah minimum Provinsi pada tahun 2020. (*)
Video KUPAS TV : Tidak Percaya Virus Corona, Puluhan Warga Tanggamus Menolak Dirapid dan Swab Tes
Berita Lainnya
-
Gagal Curi Motor di Depan SMKN 5 Bandar Lampung, Pelaku Babak Belur Dihajar Warga
Minggu, 15 Maret 2026 -
Universitas Teknokrat Gelar Kajian Ramadhan di Roblox, Dakwah Digital Berbasis Metaverse
Sabtu, 14 Maret 2026 -
PLN UID Lampung Siap Amankan Kelistrikan Ramadan dan Idul Fitri 2026, Siagakan 106 Posko dan Ribuan Personel
Sabtu, 14 Maret 2026 -
Kupas Tuntas Grup Gelar Buka Puasa Bersama, Perkuat Solidaritas dan Adaptasi Media Digital
Sabtu, 14 Maret 2026



