Terkait SE Penyampaian Data KPM BLT-DD Dialihkan ke BST, Dinsos Lampura : Masih Kami Pelajari
Surat edaran dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Nomor 2500/PR.01.01/IX/2020 tentang penyampaian Data KPM BLT-DD yang dialihkan menjadi Bantuan Sosial Tunai.
Lampung Utara, Kupastuntas.co - Terkait dengan Surat edaran dari Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Nomor 2500/PR.01.01/IX/2020 tentang penyampaian Data KPM Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) yang dialihkan menjadi Bantuan Sosial Tunai (BST) masih menjadi polemik.
Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara melalui Kabid Pengembangan Sosial, Nasir menjelaskan sampai saat ini Dinas Sosial Kabupaten belum menerima data by name by address akan BST tersebut, Minggu (08/11).
"Surat Edaran tersebut masih kita pelajari, segera mungkin kita teruskan ke Pemdes data BST Kabupaten Lampung Utara periode Oktober sampai Desember," jelas Nasir.
Seperti diketahui pemerintah Desa di Kabupaten Lampung Utara merasa kesulitan dalam memahami surat edaran Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi perihal penyampaian Data KPM BLT-DD yang dialihkan menjadi Bantuan Sosial Tunai (BST).
Sejumlah Pemdes yang ditemui di lapangan menjelaskan bahwa arahan dari Dinas PMD Kabupaten Lampung Utara tentang keharusan menyalurkan BLT-DD sampai bulan Desember, menjelang pencairan DD tahap akhir.
"Surat edaran Kemendes tentang peralihan BLT ke BST tersebut kami terima dari pendamping, tapi data konkrit dari Dinsos belum kami terima," jelas Kades yang ingin dirahasiakan namanya.
Kekhawatiran pemerintah desa bila data BST tidak kunjung mereka dapatkan maka akan tumpang tindih dengan penerima BLT DD. Maka diharapkan Dinsos Lampura segera memberikan Sosialisasi dan Data resmi penyaluran BST.
"Ini bikin rancu bang, apakah penerima BLT DD dialihkan semua ke BST atau sebagian karena jangankan sosialisasi hal tersebut, penjelasan dari Dinsos belum ada" jelas Kades tersebut. (*)
Video KUPAS TV : Tidak Percaya Virus Corona, Puluhan WargaTanggamus Menolak Dirapid dan Swab Tes
Berita Lainnya
-
Pelaku Otak Pemerkosaan dan Penyekapan Siswi SMP di Lampura Ditangkap di Jateng
Senin, 01 April 2024 -
Tak Kapok 4 Kali Masuk Penjara, Pencuri Motor di Lampura Kembali Ditangkap Polisi
Rabu, 27 Maret 2024 -
Hari Pertama Bertugas, Aswarodi Ingatkan Jajaran Pegawai Pemkab Lampura: Selama Kerja Baik Anda Aman
Selasa, 26 Maret 2024 -
Sah Jadi Pj Bupati Lampura, Aswarodi Fokus Persiapan Pilkada dan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
Senin, 25 Maret 2024



