Kajati Lampung Pastikan Penyelidikan 2 Dugaan Kasus Pejabat Pemkab Lamsel Berjalan
Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Heffinur saat dimintai keterangan. Foto: Imanuel/Kupastuntas.co
Lampung Selatan, Kupastuntas.co - Penyelidikan kasus dugaan penyelewengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi mineral bukan logam (minerba) melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi daerah (BPPRD) dan terkait dugaan pemerasan Kepala Desa oleh oknum pejabat Inspektorat Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) yang ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Lampung dipastikan masih terus berjalan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Heffinur, dalam kunjungan kerjanya ke Kejaksaan Negeri Lampung Selatan, Kamis (26/11/2020).
Dikatakan Heffinur, pihaknya masih terus melakukan pengembangan dan penyelidikan terhadap 2 dugaan kasus yang menyeret pejabat Pemerintah Kabupaten Lamsel tersebut.
"Kita lihat perkembangan, yang pasti kegiatan nya berjalan, mengenai minerba masih berjalan semua. Tetap berjalan sampai tuntas," katanya.
Selain itu, Heffinur mengungkapkan kunjungan kerja tersebut bertujuan untuk memantau kondisi kantor Kejaksaan Negeri Lamsel.
"Melihat kerjanya gimana, kantornya gimana bersih apa enggak, dan itu sesuai dengan ekspektasi yang kita harapkan," jelasnya.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung Heffinur beserta jajaran disambut langsung oleh Pjs Bupati Lamsel Sulpakar, Kapolres Lamsel AKBP Zaky Alkazar Nasution, Dandim 0421/LS Letcol Inf Enrico Setiyo Nugroho, dan Kalapas Kalianda Tetra Destorie. (*)
Berita Lainnya
-
Tujuh Hari Tak Ditemukan, Pencarian Nelayan Korban Tabrak Kapal Kargo di Lampung Dihentikan
Selasa, 12 Mei 2026 -
Triwulan I 2026 PAD Lampung Selatan Tembus Rp 66,8 Miliar, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama
Selasa, 05 Mei 2026 -
Perahu Ditabrak Kapal Kargo, Satu Nelayan Hilang di Perairan Kalianda Lamsel
Selasa, 05 Mei 2026 -
Polisi Ringkus Pelaku Curat di Katibung Lamsel, Satu Pelaku Masuk DPO
Sabtu, 02 Mei 2026








