Polda Lampung Selidiki Maraknya Kotak Amal Minimarket Diduga Sumber Dana Teroris
Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Mabes Polri menyampaikan informasi, jika dana yang berasal dari 13.000 kotak amal, sedangkan di Lampung sebanyak 4.000 kota amal, diduga dipergunakan untuk biaya operasional kelompok jaringan radikal.
Terkait hal itu, Polda Lampung akan menyelidiki kotak amal yang diduga sebagai sumber dana terorisme yang berada di minimarket-minimarket.
Direktur Intelkam Polda Lampung, Kombes Pol Amran Ampulembang mengaku, akan melakukan pengecekan, terkait 4.000 kotak amal, yang diduga sebagai sumber untuk pendanaan terorisme.
"Kita sedang Pulbaket, dimana saja tempatnya, untuk membantu pendataan, dan antisipasi," kata Amran, Kamis (10/12/2020).
Terkait masalah penarikan dan penindakan, jelas Amran, merupakan ranah Densus 88 Anti Teror Mabes Polri. Namun, pihaknya belum melakukan upaya penarikan soal dugaan 4.000 kotak amal tersebut.
"Untuk penindakan lain lagi. Kita membantu mengumpulkan keterangan dulu," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : Truk Hantam Pintu Masuk Pelabuhan Bakauheni Diduga Kelebihan Muatan
Berita Lainnya
-
Suntikan Dana Rp 20 Triliun Tertunda, BPJS Kesehatan Terancam Gagal Bayar
Selasa, 30 Juni 2026 -
Kostiana Soroti Antrean Solar di Lampung, Desak Pertamina Tambah Pasokan BBM Bersubsidi
Selasa, 30 Juni 2026 -
Prof. Elfahmi Resmi Jabat Rektor Itera Periode 2026–2030
Selasa, 30 Juni 2026 -
Kinerja Penjualan Listrik PLN UID Lampung Tumbuh 9,43 Persen, Perkuat Daya Dorong Ekonomi Daerah
Selasa, 30 Juni 2026








