IDI Pertanyakan Keefektifan Kebijakan Suket Nonreaktif Rapid Antigen
Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Provinsi Lampung mewajibkan bagi para Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang akan memasuki wilayah Lampung baik melalui jalur darat, laut maupun udara, selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021. Untuk menunjukkan surat keterangan (Suket) nonreaktif rapid test antigen.
Menanggapi hal itu, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung, Asep Sukohar mengungkapkan, penerapan pemeriksaan rapid test terhadap warga luar daerah tersebut sangat perlu, agar mobilitas masyarakat lebih terkendali.
"Saya sangat setuju untuk memutus mata rantai Covid-19," ujar Asep Sukohar, saat dihubungi Kupastuntas.co, Minggu (20/12/2020).
Baca juga : Libur Nataru, Masuk Lampung Wajib Tunjukkan Suket Nonreaktif Rapid Antigen
Namun Asep menyarankan, akan lebih baik jika hal demikian menggunakan swab test atau Polymerase Chain Reaction (PCR).
Sementara itu, Ketua IDI Bandar Lampung, dr. Aditya M. Biomed, justru mempertanyakan keefektifan pelaksanaan kebijakan tersebut, karena pintu masuk Lampung banyak.
"Boleh aja. Cuma efektif tidak mencegah orang bepergian. Terus yang jaganya apakah 24 jam? Berapa petugas yang harus dikerahkan. Jika ada yang tidak bawa Suket tersebut, apakah diusir," tanya Dia.
Namun demikian terangnya, rapid antigen yang jadi pilihannya, tetap ada kekurangan.
"Karena kan mesti swab sample nya, terus periksa nya harus di lab khusus," terangnya. (*)
Video KUPAS TV : Jelang Natal Tahun Baru, Pelabuhan Bakauheni Disemprot Disinfektan
Berita Lainnya
-
Pemprov Lampung Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di PKOR Way Halim
Minggu, 21 Juni 2026 -
Empat Calon Ketua Apindo Lampung Ambil Berkas Pendaftaran
Sabtu, 20 Juni 2026 -
Hadiri Rakernas PJ91, Wagub Jihan Tekankan Budaya Gotong Royong Dukung Pembangunan Daerah
Sabtu, 20 Juni 2026 -
Anshori Djausal Diperiksa Kejati Lampung 8 Jam Terkait Penyertaan Modal Awal PT LEB Rp10 Miliar
Sabtu, 20 Juni 2026








