Stok Darah di Lampung Timur Menipis
Foto : Ist.
Lampung Timur, Kupastuntas.co - Stok darah di sekretariat Palang Merah Indonesia (PMI) Lampung Timur menipis, sehingga perlu adanya kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah nya melalui kegiatan kegiatan sosial.
Hal tersebut di tegaskan oleh Koordinator PMI Lampung Timur, Sumiati sampai hari ini keberadaan darah tidak lebih dari 50 kantong, sementara untuk normal nya harus di atas 80 kantong setiap hari nya.
"Menurutnya pendonor darah diakibatkan karena kondisi Pandemi Covid-19, apalagi saat ini Lampung Timur masuk zona merah," kata Sumiati.
Sumiati berharap setiap ada kegiatan sosial baik yang dilakukan oleh pemerintah atau swasta bisa mengundang PMI dengan tujuan untuk melakukan penggalangan darah.
Ia menegaskan dirinya bersama anggotanya akan melakukan pendonoran dengan tidak melanggar protokol kesehatan.
"Kami akan lakukan penggalangan darah dengan cara protap namun kami juga harus di dukung artinya jika ada kegiatan sosial agar kami di undang".Ujar Sumiati.
Lanjutnya, jika setiap hari ada yang membutuhkan darah, sementara stok terus menipis dan darah tidak bisa digantikan dengan obat apapun, hal itu yang menjadi pemikiran PMI bagaimana agar stok darah tidak mengalami kekurangan.
"Untung saja hari ini kami dapat undangan dari pihak sekolah swasta di Kecamatan Braja Selebah, untuk melakukan penggalangan darah dan Alhamdulillah bisa mengumpulkan 20 kantong darah," tutupnya. (*)
Berita Lainnya
-
Danrem 043/Gatam Tekankan Ketahanan Pangan dan Pengamanan Way Kambas Lamtim
Senin, 27 April 2026 -
Penutupan HUT Kabupaten Lampung Timur, Perputaran Uang UMKM Tembus Rp 10 Miliar
Minggu, 26 April 2026 -
Kehadiran Ratusan Prajurit TNI Dongkrak Ekonomi Warga Desa Rajabasalama 2 Lamtim
Sabtu, 18 April 2026 -
Ribuan Pelaku Usaha Meriahkan Festival UMKM 1001 Malam di Lampung Timur
Sabtu, 18 April 2026








