WALHI Lampung: Alih Fungsi Lahan Jadi Penyebab Bandar Lampung Masih Banjir
Direktur WALHI Lampung, Irfan Tri Musri. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Lampung menilai, ada beberapa faktor yang menjadi penyebab masih sering terjadinya banjir di kota Bandar Lampung. Salah satunya adalah banyaknya alih fungsi lahan di wilayah Bandar Lampung.
Direktur Eksekutif WALHI Lampung, Irfan Tri Musri menerangkan, mengapa selalu berulang setiap musim, menurutnya ada beberapa faktor penyebab, pertama pembangunan yang ambisius tanpa memperhatikan daya dukung dan daya tampung lingkungan, serta tanpa memperhatikan aspek pembangunan yang berkelanjutan.
"Kedua dengan sistem tata ruang, saat ini banyak penataan ruang yang beralih fungsi. Mungkin komposisi kawasan lindung perlu kita hitung dan tinjau kembali. Kemudian sistem drainase dan wilayah sungai menjadi salah satu hal yang perlu dicermati kenapa banjir selalu terjadi di kota Bandar Lampung," ungkap Irfan, Senin (25/01/2021).
Selain itu, jika berbicara zona hijau, sudah dipastikan ruang terbuka hijau yang beralih fungsi juga menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di kota Bandar Lampung, begitu juga dengan alih fungsi daerah resapan air.
Ditambah, saat ini pemerintah menerbitkan izin di daerah yang rawan banjir, dan izin tersebut aktivitas nya akan memperparah dan memperluas tingkat banjir di kota Bandar Lampung.
Irfan berharap, kedepan Pemkot Bandar Lampung serius menyikapi pengelolaan lingkungan hidup dan menyikapi fenomena bencana ekologis. Karena ini merupakan problem struktural yang bisa dicegah oleh pemerintah dengan mengeluarkan kebijakan yang pro lingkungan dan masyarakat. (*)
Video KUPAS TV : TERUNGKAP! PENAMBANGAN EMAS ILEGAL DI WAY KANAN MARAK!!!
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








