Wedding Organizer Minta Kelonggaran Terkait Peraturan Resepsi Pernikahan
Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dampak pembatasan dan pelarangan resepsi pernikahan di kota Bandar Lampung, membuat pelaku wedding organizer di kota setempat mengeluh.
Untuk itu pelaku wedding organizer berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung memberikan keringanan terkait dengan peraturan pembatasan resepsi tersebut.
Minimal Pemkot ada toleransi dipikirkan juga para wedding organizer. Seperti kelonggaran waktu dan juga dari tamu itu bisa dibatasi dengan pengaturan shifnya.
Baca juga : Herman HN Sarankan Wedding Organizer Buka Usaha Lain
Ia juga mengatakan, adanya pelarangan ini para konsumen menunda resepsinya, hal itu tentunya berdampak pada pemasukan.
"Keluhan kita orang dekor, nikah hanya diberi waktu dua jam tidak masuk akal. Sedangkan yang di kafe dan pusat perbelanjaan dalam satu ruangan lebih dari 50 orang itu boleh-boleh saja," tegas pengusaha wedding organizer, Surya, saat dikonfirmasi, Senin (25/1/2021).
Menurutnya, dengan adanya peraturan tersebut, pihaknya saat ini melaksanakan dua opsi untuk usahanya tetap berjalan, dengan cara tanggal acara resepsinya itu diundur atau dilakukan akad nikah dulu.
"Karena yang diperbolehkan hanya akad," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : TEGAS! KAPOLRESTA BUBARKAN PENGUNJUNG TEMPAT HIBURAN MALAM
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








