Pengamat Geologi: Potensi Longsor Susulan di CitraLand Perlu Dikaji
Pengamat Geologi yang juga Dosen Teknik Geologi ITERA, Daniel Radityo, S.T., M.T. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Terkait potensi longsor susulan di perumahan CitraLand, Pengamat Geologi yang juga Dosen Teknik Geologi ITERA, Daniel Radityo, S.T., M.T mengatakan, hal itu perlu dikaji dan diteliti lebih-lanjut.
"Perlu adanya pengambilan data langsung di lapangan dengan kajian pengambilan sampel batuan, tanah, serta material lainnya untuk dianalisis lebih lanjut," ujar Daniel, saat dihubungi Kupastuntas.co, Kamis (28/1/2021).
Namun demikian jika dilihat berdasarkan kontur topografi, lokasi perumahan CitraLand berada di kontur yang agak rapat hingga rapat. Kerapatan kontur dapat mencermikan kemiringan lereng.
"Semakin rapat kontur nya, maka semakin curam lereng nya. Begitu juga sebaliknya," lanjutnya.
Selain itu, juga perlu mengukur kondisi saturasi air, struktur geologi, bidang gelincir, beban dan volume longsoran yang sudah terjadi.
"Nantinya bisa dilakukan analisis backward modelling dan analisis kestabilan lereng lebih lanjut. Kedua hasil analisis tersebut akan bisa kita ketahui penyebab longsoran, nilai gaya pendorong dan nilai gaya penahan," terangnya.
Karena menurutnya, longsoran akan terjadi jika gaya pendorong (driving force) lebih besar daripada gaya penahan (resisting force).
"Biasanya jika total volume dan beban dari longsoran sudah runtuh, maka minim terjadi longsoran susulan. Selain itu, dari kedua analisis tersebut, kita bisa mendapatkan rekomendasi dan rekayasa untuk mencapai nilai kestabilan yang lebih tinggi," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : LOKASI PERUMAHAN CITRALAND DIDUGA MELANGGAR AMDAL DAN TIDAK SESUAI PERUNTUKAN
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








