LPW Desak Polda Lampung Tindak Tegas Sunmori
Petugas kepolisian saat menghukum pelaku kegiatan Sunmori di Bandar Lampung. Foto : Ist.
Bandar Lampung, Kupastuntas.co - Lampung Police Watch (LPW) mendesak Direktorat Lalulintas Polda Lampung untuk menghentikan kegiatan Sunday Morning Riding (Sunmori).
Hal itu disampaikan Ketua LPW, M.D. Rizani, Senin (1/2/2021).
"Kegiatan itu (Sunmori) bukan lagi komunitas hobi, tapi sudah arogan dan meresahkan pengguna jalan (mempergunakan knalpot tidak standar, berbanjar dua dibjalanan, menggeber gas melampaui RPM yang diperkenankan, kebut-kebutan)," kata Rizani.
Bahkan menurut informasi yang ia dapat, sudah ada beberapa korban meninggal dunia dan sudah merambah ke balap motor liar.
"Beberapa klub motor yang eksis juga sudah mulai geram. Karena terimbas stigma masyarakat yang menyamaratakan prilaku mereka dijalan dengan anggota motor yang ada," sebutnya.
Rizani mengkhawatirkan akan timbul kericuhan dijalan dengan anggota klub-klub motor resmi yang kesal dengan aksi Sumori.
"Apalagi mengingat dimasa pandemi covid-19 yang melarang untuk melakukan kerumunan atau kegiatan yang tidak manfaat, tapi ironisnya Sumori ini tidak menjadi perhatian satgas covid di lampung. Kami minta Polda Lampung tindak tegas," harapnya.
Sebagaimana diketahui sebelumnya pada Minggu (31/1/2021) beredar sebuah video petugas patroli membubarkan aksi Sumori. Mereka pun sempat diamankan dan disuruh berbaris. (*)
Video KUPAS TV : PULSA DAN TOKEN LISTRIK DIPAJAK MULAI FEBRUARI 2021!
Berita Lainnya
-
Tertinggal di Tol Bakter, Tas Berisi Rp 7,7 Juta dan USD 20 Ribu Kembali ke Tangan Pemilik
Senin, 23 Maret 2026 -
Hingga H+1 Lebaran, 39 Kecelakaan Terjadi di Lampung 11 Orang Meninggal Dunia
Senin, 23 Maret 2026 -
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Dishub Lampung Siapkan Pelabuhan Panjang Jadi Alternatif
Senin, 23 Maret 2026 -
Program Balik Kerja BPKH 2026, 675 Perantau Lampung Diberangkatkan Gratis
Senin, 23 Maret 2026








