Pemprov Anggarkan Rp 18,5 Miliar untuk Penyelesaian Rigid Beton Jalan Ryacudu
Tim dari Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK) Provinsi Lampung melakukan pengukuran di titik-titik jalan Ryacudu yang rusak. Foto : Ria/Kupastuntas.co
Bandar Lampung, Kupastuntas.co - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menganggarkan dana sebesar Rp 18,5 miliar yang akan digunakan untuk menyelesaikan peningkatan jalan Ryacudu dengan rigid beton yang sebelumnya sudah dilaksanakan.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK) Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana mengatakan, target peningkatan rigid beton tersebut akan menyasar jalan sepanjang 1,5 kilometer dengan lebar 8 meter. Pembangunan tersebut saat ini dalam tahap review perencanaan dan persiapan.
"Dana nya sudah dianggarkan di tahun 2021 ini sekitar Rp 18,5 miliar dengan target peningkatan jalan rigid beton sekitar 1,5 km dan lebar 8 meter. Diharapakan pada tahun ini peningkatan jalan rigid beton selesai," katanya saat memberikan keterangan, Minggu (7/2/2021).
Ia melanjutkan, untuk menanggapi adanya keluhan dari warga sekitar terkait kerusakan di titik awal jalan Ryacudu dirinya mengaku jika telah melakukan pengukuran dan segera melakukan penanganan darurat terhadap titik-titik kerusakan.
"Penanganan kerusakan bersifat darurat dengan base dan cor beton agar kerusakan tidak melebar. Dinas BMBK telah melakukan pengukuran dan segera melakukan penanganan darurat terhadap titik kerusakan," kaa Febrizal.
Menurutnya, diperlukan pula kordinasi dengan instansi terkait baik Provinsi maupun kota Bandar Lampung sendiri untuk melakukan perencanaan drainase jalan yang komprehensif.
Mulai dari Dinas BMBK sendiri, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), Bappeda Kota Bandar Lampung dan Provinsi, Diinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bandar Lampung serta pihak kecamatan Sukarame serta aparatur desa setempat.
"Ini penting untuk menyusun perencanaan sistem drainase ke wilayahan terpadu sebagai antisipasi limpasan, genangan air dan banjir di daerah sekitar. Rencana drainase di tahun ini tapi di tahun 2022 harus sudah terbangun," jelasnya. (*)
Video KUPAS TV : PULUHAN ANGGOTA PBB LAMPUNG IKUTI PELATIHAN HUKUM DAN FISIK
Berita Lainnya
-
Kunker ke Bandar Lampung, Mensos Dorong Akurasi dan Digitalisasi Data Bansos
Sabtu, 25 April 2026 -
Mendagri Ajak Lima Kepala Daerah di Sumbagsel Buat Program Konkret 2027-2029
Sabtu, 25 April 2026 -
ITERA Bakal Bangun Auditorium Raksasa Berkapasitas 5.000 Orang, Ajukan Anggaran Rp200 Miliar
Sabtu, 25 April 2026 -
WR III UIN RIL Tekankan Calon Duta Kampus Perkuat Karakter Intelektual, Spiritual, dan Integritas
Sabtu, 25 April 2026








