Langkah Disnaker Bandar Lampung Terkait PP 36/2021 Tentang Pengupahan
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandar Lampung, Wan Abdurrahman. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandar Lampung, Wan Abdurrahman, mengungkapkan, pihaknya hanya meneruskan apa yang menjadi peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah, dengan segera mensosialisasikan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.
"Disnaker akan segera membentuk dan menghimpunkan dewan pengupahan untuk mensurvey pertumbuhan ekonomi daerah atau inflasi, sesuai bunyi pasal 25 ayat (3) PP nomor 36 tahun 2021 tersebut," kata Wan, Senin (22/2/2021).
Ia juga menerangkan, hasil survey itu nantinya akan bisa digunakan sebagai patokan pemberian nilai upah di Kota Tapis Berseri. Walau demikian, ia menegaskan, pemberian upah menggunakan ketentuan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Bandar Lampung masih diberlakukan untuk kedepannya.
"Pengupahan dengan UMK ini masih menjadi patokan, selagi gubernur belum menentukan edaran baru," lanjutnya.
Dari PP itu, dipersilakan pengupahan menggunakan sistem pembayaran per jam atau per hari. "Sebenernya itu upah harian atau per jam sama saja. Karena hanya break down dari upah bulanan," timpalnya.
Wan Abdurrahman juga meminta untuk pekerja dan pengusaha agar koorperatif dalam hal penentuan kebijakan pengupahan, di masa banyaknya hari libur saat aturan tersebut berlaku. (*)
Video KUPAS TV : TOL LAMPUNG DILENGKAPI SPEED GUN UNTUK BATASI KECEPATAN KENDARAAN
Berita Lainnya
-
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026 -
PLN UID Lampung Dorong 100 Persen Kendaraan Operasional Berbasis EV
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Tembak di Tempat Pelaku Begal, Instruksi Kapolda Lampung Dinilai Sejalan dengan Hukum Progresif
Jumat, 15 Mei 2026 -
Muhammad Fari Madyan Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Sukses Bangun Ekosistem Digital Lampung hingga Tembus Perusahaan Internasional
Jumat, 15 Mei 2026








