Petani Pesawaran Keluhkan Harga Gabah Turun Jelang Panen Raya
Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Pesawaran - Turunnya harga gabah saat mendekati atau menjelang panen raya membuat petani di Kecamatan Gedong Tataan dan Kedondong Kabupaten Pesawaran mengeluh.
Doni, Salah satu Petani yang ada di desa Gedong Tataan mengungkapkan keluhannya terkait persoalan harga gabah yang akan turun menjelang panen raya.
"Biasanya kalau gabah basah itu sampai Rp500 ribu per kwintal dan yang kering bisa sampai Rp550 ribu per kwintal. Tapi sekarang harganya turun sampai Rp370 ribu per kwintal," ungkap Doni, Senin (15/03/2021).
Ia melanjutkan, dengan harga gabah yang bisa dikatakan murah, hal itu sebanding dengan harga pupuk yang saat ini bisa dibilang mahal.
"Kami heran dan bingung kenapa bisa sampai semurah itu. Sekarang harga pupuk nya sendiri memang cukup mahal. Situasi sedang pandemi, tetapi pupuk mahal dan harga gabah menurun hingga Rp370 ribu," keluhnya.
"Kalau harga jadi Rp400 ribu ya masih lumayan, tapi kalau sampai Rp300 ribu, gimana nasib petani-petaninya," pungkasnya.
Sementara Samsul, petani Kecamatan Kedondong menambahkan, harga gabah kemungkinan saat panen raya akan menurun drastis dari harga biasanya, dari harga Rp500 ribu bisa turun hingga kurang dari Rp370 ribu per kwintal. (*)
Video KUPAS TV : SADIS..! PETANI SINGKONG DI LAMPUNG MENJERIT
Berita Lainnya
-
Peringati HUT ke-79 Megawati, DPC PDI Perjuangan Pesawaran Gelar Acara 'Merawat Pertiwi'
Jumat, 23 Januari 2026 -
Kejati Telusuri Aliran Dana Korupsi SPAM Pesawaran, Bupati Nanda Indira Diperiksa untuk Ketiga Kalinya
Jumat, 23 Januari 2026 -
Dorong Keberlanjutan Pesisir Melalui Program TJSL, PLN UID Lampung Tanam 33.000 Mangrove
Jumat, 23 Januari 2026 -
Calon Ketua PAC PDI Perjuangan se-Pesawaran Jalani Fit and Proper Test
Senin, 19 Januari 2026









